Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

OJK Targetkan Pasar Modal Mampu Himpun Rp192 T Tahun Depan


Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan penghimpunan dana melalui pasar modal pada tahun depan mencapai Rp192 triliun. Target tersebut hanya meningkat 3,2 persen dibandingkan perkiraan penghimpunan tahun ini yang sebesar Rp186 triliun.

Ketua OJK Wimboh Santoso mengungkapkan hingga Mei 2019, penghimpunan dana via pasar modal mencapai Rp54,71 triliun. Penghimpunan dana itu berasal dari 52 penawaran umum.

"Pada tahun ini, sebesar Rp40,6 triliun dalam proses penawaran sehingga kalau dihubungkan dengan target untuk mendukung investasi," ujar Wimboh dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Gedung DPR, Kamis (13/6).

Ia memperkirakan target penghimpunan dana pasar modal tahun depan akan berkontribusi sekitar 3,2 persen dari total kebutuhan investasi pemerintah yang mencapai Rp5.823,6 triliun. Namun, ia mengaku penghimpunan dana di pasar modal tahun depan akan memperoleh tantangan dari perlambatan ekonomi global dan sentimen perang dagang.

Untuk itu, menurut dia, perlu ada upaya untuk menciptakan permintaan guna menyerap pembiayaan di sektor jasa keuangan, termasuk dari pasar modal. Salah satunya, menurut dia, melalui industrialisasi yang bisa memberikan efek berganda bagi perekonomian.
Sebagai catatan, sepanjang tahun lalu penghimpunan dana pasar modal mencapai Rp166 triliun yang berasal dari 168 penawaran umum.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini