Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

OJK Targetkan Pasar Modal Mampu Himpun Rp192 T Tahun Depan


Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan penghimpunan dana melalui pasar modal pada tahun depan mencapai Rp192 triliun. Target tersebut hanya meningkat 3,2 persen dibandingkan perkiraan penghimpunan tahun ini yang sebesar Rp186 triliun.

Ketua OJK Wimboh Santoso mengungkapkan hingga Mei 2019, penghimpunan dana via pasar modal mencapai Rp54,71 triliun. Penghimpunan dana itu berasal dari 52 penawaran umum.

"Pada tahun ini, sebesar Rp40,6 triliun dalam proses penawaran sehingga kalau dihubungkan dengan target untuk mendukung investasi," ujar Wimboh dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Gedung DPR, Kamis (13/6).

Ia memperkirakan target penghimpunan dana pasar modal tahun depan akan berkontribusi sekitar 3,2 persen dari total kebutuhan investasi pemerintah yang mencapai Rp5.823,6 triliun. Namun, ia mengaku penghimpunan dana di pasar modal tahun depan akan memperoleh tantangan dari perlambatan ekonomi global dan sentimen perang dagang.

Untuk itu, menurut dia, perlu ada upaya untuk menciptakan permintaan guna menyerap pembiayaan di sektor jasa keuangan, termasuk dari pasar modal. Salah satunya, menurut dia, melalui industrialisasi yang bisa memberikan efek berganda bagi perekonomian.
Sebagai catatan, sepanjang tahun lalu penghimpunan dana pasar modal mencapai Rp166 triliun yang berasal dari 168 penawaran umum.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)