Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Antisipasi Limpahan Penumpang Pesawat, KAI Tambah Perjalanan


PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengaku akan menyiapkan tambahan perjalanan kereta api guna menanggulangi limpahan penumpang pesawat terbang akibat kenaikan harga tiket.

Direktur Utama KAI Edi Sukmoro mengatakan KAI akan menambah perjalanan kereta api pada destinasi strategis, termasuk pada rute-rute tujuan pariwisata. Ini merupakan langkah KAI untuk mengantisipasi pengalihan penumpang dari pesawat terbang akibat kenaikan tarif tiket pesawat.

"Yang sering mendapat penumpang cukup tinggi itu yang mengarah ke Solo, Yogyakarta, Surabaya, dan Malang. Itu paling banyak," katanya, Rabu (19/6).

Namun demikian, ia mengaku belum bisa memprediksi tambahan penumpang ke destinasi tertentu sebagai imbas lonjakan tiket pesawat terbang. Ia hanya memastikan, kondisi tersebut berpengaruh positif pada peningkatan penumpang kereta api.
Hal tersebut tercermin pada peningkatan penumpang kereta api selama masa angkutan Lebaran 2019. Perseroan mencatat kenaikan penumpang kereta api sebesar 9,2 persen dari 6,23 orang di 2018 menjadi 6,81 juta penumpang pada periode Lebaran tahun ini.

Pertumbuhan itu melebihi target perseroan sebesar 5,6 persen. Kenaikan ini juga melebihi peningkatan penumpang tahun sebelumnya sebesar 6,6 persen.

Pilihan redaksi
www.ptbestprofit.com
www.ptbestprofitfutures.com
www.pt-bestprofit.com


"Kami tidak bisa hitung secara spesifik, tetapi menduga ada limpahan (penumpang) pesawat terbang," ujarnya.

Saat ini, lanjutnya, KAI telah menambah perjalanan kereta api untuk rute Jakarta-Bandung. Semula, KAI hanya menyediakan 8-16 kali perjalanan, kini jumlahnya menjadi dua kali lipat, yakni 15-30 kali perjalanan.
"Kami berpikir lintasan pesawat terbang kami bisa bantu dengan diangkut kereta api," tuturnya.

Sebaliknya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat pemudik yang menggunakan moda transportasi udara turun turun 27,37 persen atau 1.327.443 juta orang. Tahun lalu, pemudik yang menggunakan pesawat tercatat sebanyak 4.850.028 penumpang, sedangkan tahun ini sebanyak 3.522.585 orang.

Kemenhub mencatat moda transportasi udara menjadi satu-satunya angkutan transportasi yang mengalami penurunan saat seluruh moda transportasi memperoleh kenaikan penumpang pada mudik Lebaran 2019. Imbas berkurangnya penumpang udara, maka pemudik pada angkutan Lebaran 2019 ikut turun sebesar 2,42 persen setara 455.294 penumpang dibandingkan tahun lalu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini