Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Hari Ini Planet Jupiter Bisa Terlihat Jelas dari Bumi


Jupiter, planet yang terkenal dengan pancaran cahaya terangnya akan terlihat jelas hari ini, Senin (10/6) dari Bumi.

Dilansir dari Guardian, Jupiter akan mencapai posisi terdekatnya dengan Bumi tahun ini. Konfigurasi ini dikenal sebagai oposisi, karena matahari berhadapan langsung dengan planet di langit.

Saat hal tersebut terjadi, planet mencapai ketinggian tertinggi sekitar tengah malam. Namun, untuk posisi tertinggi ini, mungkin akan mengalami sedikit kesulitan bagi banyak pengamat di Utara.
Dari London, Jupiter hanya memuncak pada ketinggian 15 derajat. Sehingga, para astronom atau pengamat yang ingin melihat langsung membutuhkan cakrawala yang jelas untuk melihat planet yang bersinar terang ini.


Sebelumnya, NASA telah mengungkap bahwa Jupiter merupakan planet terbesar di sistem tata surya ini.

"Planet terbesar sistem tata surya ini akan terlihat seperti permata yang indah dan terang walau dengan mata telanjang, tapi akan terlihat fantastis melalui teropong atau teleskop kecil, yang akan memungkinkan Anda untuk melihat empat bulan terbesarnya," tulis badan ruang angkasa ini di laman resminya.
Planet Jupiter yang merupakan terbesar dalam tata surya ini akan terlihat dengan lebih terang pada 10 Juni 2019 mendatang ketika planet ini mencapai oposisinya ketika Jupiter, Bumi, dan matahari berada dalam satu garis lurus.

Meski demikian, di bulan ini tak cuma Jupiter saja yang bakal terlihat tapi juga ada fenomena lainnya. NASA menetapkan sepanjang bulan sebagai bulan yang penuh fenomena astronomi.

Dari tanggal 14 sampai 19 Juni, Anda bisa melihat 'susunan indah' bulan, Jupiter, dan Saturnus yang berubah setiap malam saat bulan mengorbit bumi.

"Ketika Anda sedang mengagumi trio ini, Anda akan melihat sebuah pergerakan yang rapi hanya hanya dengan memperhatikan pergerakan bulan dari malam ke malam."

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini