Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Setelah rekor, bursa AS koreksi tipis




PT Bestprofit - JAKARTA. Pasar saham Amerika Serikat (AS) terus mencoba memecahkan rekor tertinggi pada Kamis (20/7). Indeks S&P 500 sempat menyentuh level tertinggi sepanjang masa pada perdangangan harian. Tapi, indeks ini ditutup koreksi tipis 0,02% ke level 2.473,45. Indeks Nasdaq pun mencapai titik tertinggi pada 6.398,26 pada sesi awal. 

Indeks ini tetap ditutup naik 0,08% ketimbang hari sebelumnya ke level 6.390. Dow Jones Industrial Average turun 0,13% ke 21.611,78. Art Hogan, chief market strategist Wunderlich Securities mengatakan, indeks S&P dan Nasdaq mencetak rekor karena musim kinerja ini tampak baik. "Fokus pasar beralih dari kondisi makro ke mikro," kata dia. 

Pada hari Rabu, ketiga indeks utama AS ini mencetak rekor tertinggi juga akibat membaiknya kinerja emiten. Randy Frederick, vice president of trading and derivatives Charles Schwab mengatakan, pasar rally cukup tajam. "Dengan kenaikan ini, bukan hal luar biasa jika investor mengambil untung," kata Frederick kepada CNBC

Menurut data The Earning Scout, dari 76 perusahaan S&P 500 yang telah melaporkan kinerja, sebesar 76% memiliki laba lebih tinggi ketimbang prediksi, sebesar 74% mencatatkan penjualan lebih tinggi ketimbang estimasi. Microsoft, Visa, dan eBay akan merilis kinerja pagi ini. 






Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)