Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Harga emas terkoreksi tipis


Best Profit - JAKARTA. Harga emas mulai menahan lonjakan setelah Gubernur Federal Reserve Janet Yellen mengungkapkan rencana kenaikan suku bunga perlahan sesuai ekspektasi pasar. Pasar saham yang naik menunjukkan bahwa investor masih memilih aset lebih berisiko. 

Inilah sebabnya harga emas koreksi tipis. Pada pukul 7.00 WIB, Jumat, harga emas di pasar spot mencetak koreksi minor ke level US$ 1.217,10 per ons troi dari hari sebelumnya yang juga menurun ke US$ 1.217,30 per ons troi. Konsolidasi harga di sekitar US$ 1.220 harus dilihat sebagai hal yang positif untuk jangka pendek.

Dengan outlook jangka panjang yang naik," ungkap MKS, trader emas yang berpusat di Swiss seperti dikutip Reuters. Kekhawatiran geopolitik semenanjung Korea kemungkinan akan menyokong harga emas. Selain itu, kasus Trump-Rusia yang masih dalam penyelidikan berpeluang menyebabkan ketidakpastian pasar.







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini