Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Harga emas terkoreksi tipis


Best Profit - JAKARTA. Harga emas mulai menahan lonjakan setelah Gubernur Federal Reserve Janet Yellen mengungkapkan rencana kenaikan suku bunga perlahan sesuai ekspektasi pasar. Pasar saham yang naik menunjukkan bahwa investor masih memilih aset lebih berisiko. 

Inilah sebabnya harga emas koreksi tipis. Pada pukul 7.00 WIB, Jumat, harga emas di pasar spot mencetak koreksi minor ke level US$ 1.217,10 per ons troi dari hari sebelumnya yang juga menurun ke US$ 1.217,30 per ons troi. Konsolidasi harga di sekitar US$ 1.220 harus dilihat sebagai hal yang positif untuk jangka pendek.

Dengan outlook jangka panjang yang naik," ungkap MKS, trader emas yang berpusat di Swiss seperti dikutip Reuters. Kekhawatiran geopolitik semenanjung Korea kemungkinan akan menyokong harga emas. Selain itu, kasus Trump-Rusia yang masih dalam penyelidikan berpeluang menyebabkan ketidakpastian pasar.







Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini