Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Rupiah diramal masih berjaya

Bestprofit - JAKARTA. Hasil rapat FOMC membuat dollar Amerika Serikat (AS) melemah. Kamis, di pasar spot, nilai tukar rupiah terangkat 0,15% ke level Rp 13.318 per dollar AS. Serupa, pada kurs tengah Bank Indonesia, rupiah terkerek 0,14% menjadi Rp 13.315 per dollar AS. 

Keputusan The Fed mempertahankan suku bunga memang sudah diperkirakan pasar. Tapi, Research & Analyst Asia Tradepoint Futures Andri Hardianto menyebut, pernyataan The Fed menunjukkan nada pesimistis terhadap kondisi inflasi AS dan akhirnya menekan the greenback

Ekonom Bank Mandiri Reny Eka Putri mengatakan, rupiah masih berpeluang melanjutkan penguatan. "Karena data pengangguran AS diprediksi lebih tinggi," kata dia. Ia memprediksikan rupiah bergerak di rentang Rp 13.305-Rp 13.340 per dollar AS. Menurut analisis Andri, rupiah bergerak antara Rp 13.285-Rp 13.340 per dollar AS.






Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)