Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Saham teknologi menggerogoti Wall Street




Bestprofit - NEW YORK. Pasar saham AS ditutup di zona merah pada transaksi perdagangan semalam. Berdasarkan data CNBC, pada pukul 16.00 waktu New York, indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,36% menjadi 19.191,93. Saham Goldman Sachs memimpin kenaikan. Sedangkan saham dengan penurunan terdalam yakni Intel. 

Sementara, indeks S&P 500 turun 0,35% menjadi 2.191,08. Sektor teknologi informasi mencatatkan penurunan terbesar di antara enam sektor lainnya. Sedangkan sektor dengan kenaikan tertinggi adalah sektor finansial. Adapun indeks Nasdaq turun 1,36% dan ditutup di level 5.252. Dalam setiap sembilan saham yang turun, terdapat lima saham yang naik di New York Stock Exchange. 

Volume transaksi perdagangan hari ini melibatkan 1,145 miliar saham dan volume transaksi perdagangan gabungan mencapai 4,975 miliar saham. Menurut Adam Sarhan, CEO 50 Park Investments, apa yang kita lihat saat ini merupakan perputaran liar sektor-sektor yang sebelumnya memimpin sebelum pelaksanaan pemilu dan sektor yang melaju pasca pemilu. 

Kerusakan yang sudah terjadi tidak bisa diabaikan. Rotasi tipe ini tidak dapat dilihat pada market yang masih muda, sehat, dan bullish, jelasnya. Jika dilihat, indeks Nasdaq mengalami penurunan yang paling dalam akibat aksi jual saham-saham teknologi. Sebut saja saham Apple dan saham FANG (Facebook, Amazon, Netflix, dan induk Google, Alphabet).

Padahal, pada awal sesi perdagangan, saham energi melonjak melampaui 1% lebih. Kenaikan terkerek oleh lonjakan harga minyak dunia, sebelum akhirnya ditutup dengan kenaikan 0,3%. Sekadar informasi saja, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) tadi malam ditutup dengan kenaikan 3,28% menjadi US$ 51,06 per barel. Rabu kemarin, OPEC dan Rusia setuju untuk melakukan pembatasan produksi. 







Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini