Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Angka Penjualan Xiaomi Mi Band Kalahkan Apple dan Samsung




Best Profit - Xiaomi memang tidak begitu gahar dalam penjualan perangkat tablet, karena selama ini kita lebih sering mengenal Xiaomi sebagai produsen smartphone murah. Namun tak hanya perangkat smartphone yang memiliki angka penjualan tinggi, produk wearable milik Xiaomi juga laku keras di pasaran. 

Menurut laporan terbaru dari IDC, hingga kuartal ketiga tahun ini perusahaan memiliki prestasi yang terbilang baik dalam penjualan wearable. IDC merilis daftar brand besar perangkat wearable dan menariknya, Xiaomi masuk ke dalam daftar tersebut. Meski peringkat pertama masih ditempati oleh FitBit, namun Xiaomi tak jauh dari posisi FitBit.

FitBit menempati posisi puncak kerena perusahaan berhasil mengirimkan 5,3 juta unit perangkat dalam kuartal terakhir. Sementara di kuartal yang sama pada tahun sebelumnya, perusahaan hanya mampu mengirimkan 4,8 juta perangkat saja. Dengan begitu, pada tahun ini FitBit berhasil memperoleh 23% pasar wearable.

Di bawah FitBit, posisi kedua ditempati oleh Xiaomi, yang berhasil mengungguli Garmin, bahkan Apple dan Samsung juga dilewati oleh perusahaan dengan warna khas oranye ini. Xiaomi berhasil mengirimkan 3,8 juta unit perangkat. Meski peningkatan penjualannya tidak terlalu tinggi dari tahun lalu, namun angka tersebut tiga kali lebih besar dibandingkan penjualan Apple Watch. Xiaomi sendiri saat ini memiliki market share 16.5% untuk pasar wearable. 


Garmin menempati posisi ketiga sebagai brand yang populer di kalangan pecinta kegiatan olahraga dengan berhasil menjual 1,3 juta unit. Sementara Apple harus puas di posisi keempat dengan berhasil mengirimka 1,1 juta unit dengan market share 4.9%. Di posisi kelima ada Samsung yang memiliki market share 4.5% dengan mengirimkan 1 juta unit pada kuartal terakhir.






Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)