Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Sejak pemilu, Dow Jones toreh rekor ke-15


PT Bestprofit - NEW YORK. Mayoritas saham di bursa AS ditutup di zona hijau tadi malam. Data yang dihimpun CNBC menunjukkan, indeks Dow Jones Industrial Average naik 39,58 poin atau 0,2% menjadi 19.796,43. Ini merupakan rekor tertinggi Dow Jones. Saham Johnson & Johnson menghuni posisi top gainers. Saham Goldman Sachs menjadi saham dengan penurunan terdalam. 

Sementara, indeks S&P 500 turun 2,57 poin atau 0,11% menjadi 2.256,96. Sektor finansial mencatatkan penurunan terbesar di antara lima sektor lainnya. Sedangkan sektor telekomunikasi menjadi sektor dengan kenaikan terbesar. Adapun indeks Nasdaq turun 31,96 poin atau 0,59% menjadi 5.412,54.  Dalam setiap dua saham yang turun, terdapat satu saham yang naik di New York Stock Exchange. 

Volume transaksi perdagangan mencapai 967,32 juta saham dan volume transaksi gabungan sebanyak 3,966 miliar saham. Menurut CME Group's FedWatch, ekspektasi market atas kenaikan suku bunga AS pada pekan ini berada di atas 95%. Sekadar informasi, The Fed akan menggelar pertemuan dua harinya pada Kamis mendatang. Market meramal, bank sentral AS ini akan mengerek bunga acuannya sebesar 25 basis poin. 

Luke Bartholomew, investment manager Aberdeen Asset Management mengatakan, pertemuan kali ini juga akan menunjukkan arah kebijakan bunga tahun depan. Semua orang masih menebak-nebak bagaimana dampak kepresidenan Trump dan market menilai Trump bisa mengerek inflasi dan pertumbuhan ekonomi AS. Namun, outlook itu tergantung pada kondisi politik AS dan kepribadian Trump," papar Bartholomew. 






Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini