Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Rupiah hanya bergerak terbatas


Best Profit - JAKARTA. Nilai tukar rupiah terbantu koreksi indeks dollar Amerika Serikat (AS). Di pasar spot, Senin, valuasi rupiah menguat 0,04% dibanding hari sebelumnya menjadi Rp 13.389 per dollar AS. Mengacu kurs tengah Bank Indonesia, rupiah menguat 0,34% ke Rp 13.381 per dollar AS.
Nizar Hilmy, analis SoeGee Futures, mengatakan, rupiah menguat tipis karena pelemahan indeks dollar AS. 

Setelah pekan lalu mencapai level tertingginya di 103,02, indeks USD terkoreksi 0,23% akibat aksi profit taking.Cuma, rupiah tidak menguat terlalu tajam. Padahal neraca perdagangan Indonesia periode Januari-November tercatat surplus US$ 7,79 miliar. Rencana The Fed menaikkan suku bunga tiga kali lagi tahun depan membayangi nilai tukar rupiah. 

Menurut Nizar, sekarang ini rupiah tengah berada dalam fase konsolidasi, sehingga tidak akan terjadi kenaikan atau penurunan yang tajam. Hari ini, ia memprediksi rupiah bergulir di kisaran Rp 13.350–Rp 13.450 per dollar AS.Rully Arya Wisnubroto, analis pasar uang Bank Mandiri, juga memperkirakan rupiah tak akan banyak bergerak pada perdagangan hari ini karena minim sentimen. Kisaran pergerakannya di Rp 13.350–Rp 13.425 per dollar AS,” ungkap Rully. Pasca The Fed menaikkan suku bunga, kurs rupiah diprediksi tak banyak bergerak. 






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini