Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Bali jadi destinasi favorit masyarakat Eropa di liburan akhir tahun


Best Profit - Pesona Bali sebagai destinasi wisata masih terus mengundang daya tarik tersendiri bagi turis mancanegara. Sebagai negara kepulauan yang menjadi surga panorama, Bali tidak saja dinikmati keindahan visualnya, namun juga pesona bahari yang menjadi pilihan pelancong yang suka berolahraga air.

Popularitas Bali sebagai pulau Dewata yang menyajikan banyak pengalaman eksotis serta kaya akan kuliner khas nusantara menjadi daya tarik tersendiri di mata pelancong asing. Mendekati liburan akhir tahun ini, Bali menjadi salah satu destinasi favorit mancanegara luar negeri usai pemantauan sosial media di negara-negara Eropa, Amerika dan Australia.

Pantauan ini dilakukan sejak tanggal 1 hingga 22 Desember mengingat Desember adalah bulan liburan di mana turis-turis dari negara-negara tersebut sudah merencanakan perjalanan mereka ke luar negeri. General Country Manager Isentia Jakarta Luciana Budiman mengatakan Bali adalah daerah wisata yang cukup lengkap sehingga banyak orang luar yang tertarik untuk mengunjungi, mulai dari wisata pegunungan, pesawahan, danau-danau, taman hiburan, pura hingga semua yang berkaitan dengan laut dan pantai. 

Jarang ada tempat wisata di negara lain yang memiiki spot selengkap Bali. Ditambah dengan sudah masuk musim liburan, Bali bisa menjadi tujuan wisata akhir tahun bagi keluarga mancanegara," ujarnya dalam keterangan kepada merdeka.com di Jakarta, Kamis.

Dari hasil pemantauan di media sosial seperti Twitter, Facebook, blog, portal berita yang memiliki kolom komentar hingga forum, terdapat pembicaraan tentang Bali sebanyak 6550 (23,35 persen) buzz dari netizen Australia. Dari Eropa, total pembicaraan mencapai 7384 buzz dengan rincian Prancis 1737 (6,19 persen) dan Inggris 5647 (20,13 persen) Netizen Amerika menyumbang buzz paling besar yaitu 14.118 (50,33 persen).

Pembicaraan mereka tidak melulu soal rencana perjalanan akhir tahun ke sana, namun juga ungkapan kekaguman, testimoni makanan, rekomendasi tempat wisata, tips perjalanan saat di Bali, dan juga sekedar bercerita tentang kenangan manis sewaktu mereka berkunjung ke pulau Dewata ini," jelasnya.

Menurut Luciana, reputasi Bali di mata dunia memang tidak perlu dipertanyakan lagi. Suguhan keindahan dan kearifan budaya lokal, sistem wisata yang berjalan baik serta iklim ramah terhadap para turis membuat wisatawan mancanegara selalu ingin kembali ke Bali.Tidak heran jika pembicaraan yang kami pantau di semua lini sosial media selama 22 hari ini juga berisi tentang kekaguman netizen luar terhadap Bali. Ini tentu sinyal positif terhadap industri pariwisata kita," tegas Luciana.

Sementara itu, Ketua DPD ASITA (Association of the Indonesian Tours & Travel Agencies) Bali I Ketut Ardana mengungkapkan Bali akan tetap menjadi destinasi wisata favorit sepanjang masa dikarenakan faktor budayanya yang unik, alamnya yang indah serta keramahtamahan masyarakatnya.
Budaya Bali sangat unik dan tidak ada duanya di dunia. 

Selain itu, pulau ini juga menawarkan wisata eco, wisata petualangan, wisata spa, spiritual, belanja, bulan madu dan sebagainya. Bali pun berbeda dengan daerah-daerah wisata lain di Eropa, Amerika dan Australia sehingga keunikan yang dimiliki tidak bisa disamakan dengan daerah wisata di negara lain," imbuh Ardana.







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025