Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Bali jadi destinasi favorit masyarakat Eropa di liburan akhir tahun


Best Profit - Pesona Bali sebagai destinasi wisata masih terus mengundang daya tarik tersendiri bagi turis mancanegara. Sebagai negara kepulauan yang menjadi surga panorama, Bali tidak saja dinikmati keindahan visualnya, namun juga pesona bahari yang menjadi pilihan pelancong yang suka berolahraga air.

Popularitas Bali sebagai pulau Dewata yang menyajikan banyak pengalaman eksotis serta kaya akan kuliner khas nusantara menjadi daya tarik tersendiri di mata pelancong asing. Mendekati liburan akhir tahun ini, Bali menjadi salah satu destinasi favorit mancanegara luar negeri usai pemantauan sosial media di negara-negara Eropa, Amerika dan Australia.

Pantauan ini dilakukan sejak tanggal 1 hingga 22 Desember mengingat Desember adalah bulan liburan di mana turis-turis dari negara-negara tersebut sudah merencanakan perjalanan mereka ke luar negeri. General Country Manager Isentia Jakarta Luciana Budiman mengatakan Bali adalah daerah wisata yang cukup lengkap sehingga banyak orang luar yang tertarik untuk mengunjungi, mulai dari wisata pegunungan, pesawahan, danau-danau, taman hiburan, pura hingga semua yang berkaitan dengan laut dan pantai. 

Jarang ada tempat wisata di negara lain yang memiiki spot selengkap Bali. Ditambah dengan sudah masuk musim liburan, Bali bisa menjadi tujuan wisata akhir tahun bagi keluarga mancanegara," ujarnya dalam keterangan kepada merdeka.com di Jakarta, Kamis.

Dari hasil pemantauan di media sosial seperti Twitter, Facebook, blog, portal berita yang memiliki kolom komentar hingga forum, terdapat pembicaraan tentang Bali sebanyak 6550 (23,35 persen) buzz dari netizen Australia. Dari Eropa, total pembicaraan mencapai 7384 buzz dengan rincian Prancis 1737 (6,19 persen) dan Inggris 5647 (20,13 persen) Netizen Amerika menyumbang buzz paling besar yaitu 14.118 (50,33 persen).

Pembicaraan mereka tidak melulu soal rencana perjalanan akhir tahun ke sana, namun juga ungkapan kekaguman, testimoni makanan, rekomendasi tempat wisata, tips perjalanan saat di Bali, dan juga sekedar bercerita tentang kenangan manis sewaktu mereka berkunjung ke pulau Dewata ini," jelasnya.

Menurut Luciana, reputasi Bali di mata dunia memang tidak perlu dipertanyakan lagi. Suguhan keindahan dan kearifan budaya lokal, sistem wisata yang berjalan baik serta iklim ramah terhadap para turis membuat wisatawan mancanegara selalu ingin kembali ke Bali.Tidak heran jika pembicaraan yang kami pantau di semua lini sosial media selama 22 hari ini juga berisi tentang kekaguman netizen luar terhadap Bali. Ini tentu sinyal positif terhadap industri pariwisata kita," tegas Luciana.

Sementara itu, Ketua DPD ASITA (Association of the Indonesian Tours & Travel Agencies) Bali I Ketut Ardana mengungkapkan Bali akan tetap menjadi destinasi wisata favorit sepanjang masa dikarenakan faktor budayanya yang unik, alamnya yang indah serta keramahtamahan masyarakatnya.
Budaya Bali sangat unik dan tidak ada duanya di dunia. 

Selain itu, pulau ini juga menawarkan wisata eco, wisata petualangan, wisata spa, spiritual, belanja, bulan madu dan sebagainya. Bali pun berbeda dengan daerah-daerah wisata lain di Eropa, Amerika dan Australia sehingga keunikan yang dimiliki tidak bisa disamakan dengan daerah wisata di negara lain," imbuh Ardana.







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini