Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Rupiah terbantu koreksi dollar AS


Best Profit - JAKARTA. Rupiah mencatat penguatan meski tipis di tengah gempuran data positif dari Amerika Serikat (AS). Di pasar spot Rabu, kurs rupiah terhadap dollar AS menguat 0,04% dibanding sehari sebelumnya jadi Rp 13.555 per dollar AS. Analis Esandar Arthamas Berjangka Tonny Mariano bilang, sejatinya rupiah kemarin berpotensi tertekan. 

Asal tahu saja, data pendahuluan PDB AS menunjukkan ekonomi di kuartal III tumbuh 3,2%, lebih baik dari proyeksi 3%. Tingkat keyakinan konsumen juga naik tajam ke 107,1 dari sebelumnya 100,8. Tetapi dollar AS terkoreksi sejak menguat awal pekan," papar Tonny. Rupiah juga menguat karena pelaku pasar lebih tenang setelah pemerintah memastikan aksi 2 Desember berbentuk doa bersama, bukan demo. 

Namun risiko pelemahan rupiah hingga akhir pekan masih terbuka.Hal ini bergantung pada hasil pertemuan negara OPEC serta data non farm payroll (NFP) AS yang dirilis akhir pekan ini.  Analis Pasar Uang Bank Mandiri Rully Arya Wisnubroto mengamati, rupiah sepekan terakhir konsisten di atas level 13.500. Kekhawatiran kenaikan suku bunga The Fed semakin tinggi.

Pasar juga menunggu pembentukan kabinet Donald Trump," katanya. Awal Desember, pemerintah akan merilis data inflasi dengan prediksi inflasi tahunan naik menjadi 3,4% dari 3,3% di Oktober. Kamis, Rully menilai rupiah akan menguat di Rp 13.515–Rp 13.585. Prediksi Tonny, akan rupiah koreksi di Rp 13.525–Rp 13.600. 






Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini