Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Rupiah bergerak mendatar

PT Bestprofit - JAKARTA. Setelah menguat empat hari perdagangan berturut-turut, pergerakan rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) memasuki tahap konsolidasi. Salah satu sebab, aktivitas menjelang libur akhir tahun mulai sepi. Di pasar spot, Selasa, rupiah versus dollar AS melemah tipis 0,17% dibandingkan hari sebelumnya menjadi Rp 12.463. 

Pada kurs tengah Bank Indonesia, rupiah melemah 0,18% ke Rp 12.458. Reny Eka Putri, analis pasar uang PT Bank Mandiri Tbk, mengatakan, rupiah cenderung konsolidasi. Hal ini terjadi karena tidak ada data ekonomi yang mampu memberikan pengaruh ke kedua mata uang. Pelemahan rupiah karena aksi profit taking dan pelemahan teknikal," kata Reny. 

Sepinya pasar dari investor membuat potensi profit taking semakin tinggi. Reny menduga, pergerakan konsolidasi ini masih akan berlanjut hari ini. Menurut Ariston Tjendra, Head of Research and Analysis Division PT Monex Investindo Futures, pergerakan rupiah juga terpengaruh pasar yang semakin sepi jelang liburan. 

Pengumuman data ekonomi AS Senin juga tidak mampu menggerakan pasangan mata uang ini. Hari ini pergerakan rupiah diprediksi masih sideways.Ariston menduga rupiah akan bergerak di Rp 12.420-Rp 12.500. Prediksi Reny, rupiah di level Rp 12.415-Rp 12.565. 





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini