Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Rupiah bergerak mendatar

PT Bestprofit - JAKARTA. Setelah menguat empat hari perdagangan berturut-turut, pergerakan rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) memasuki tahap konsolidasi. Salah satu sebab, aktivitas menjelang libur akhir tahun mulai sepi. Di pasar spot, Selasa, rupiah versus dollar AS melemah tipis 0,17% dibandingkan hari sebelumnya menjadi Rp 12.463. 

Pada kurs tengah Bank Indonesia, rupiah melemah 0,18% ke Rp 12.458. Reny Eka Putri, analis pasar uang PT Bank Mandiri Tbk, mengatakan, rupiah cenderung konsolidasi. Hal ini terjadi karena tidak ada data ekonomi yang mampu memberikan pengaruh ke kedua mata uang. Pelemahan rupiah karena aksi profit taking dan pelemahan teknikal," kata Reny. 

Sepinya pasar dari investor membuat potensi profit taking semakin tinggi. Reny menduga, pergerakan konsolidasi ini masih akan berlanjut hari ini. Menurut Ariston Tjendra, Head of Research and Analysis Division PT Monex Investindo Futures, pergerakan rupiah juga terpengaruh pasar yang semakin sepi jelang liburan. 

Pengumuman data ekonomi AS Senin juga tidak mampu menggerakan pasangan mata uang ini. Hari ini pergerakan rupiah diprediksi masih sideways.Ariston menduga rupiah akan bergerak di Rp 12.420-Rp 12.500. Prediksi Reny, rupiah di level Rp 12.415-Rp 12.565. 





Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)