Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Saratoga Investama (SRTG) Siapkan Dana US$ 150 Juta untuk Investasi di 2024

 

PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) menargetkan dana untuk investasi sebesar US$ 100 juta - US$ 150 juta di tahun 2024.

Investor Relations SRTG Ryan Sual mengatakan, target dana investasi SRTG setiap tahunnya sebenarnya sama. Namun, hal itu juga bergantung pada kondisi pasar domestik.

“Angka tersebut tak hanya dialokasikan untuk perusahaan baru, tapi juga mengikutsertakan investasi pada portofolio yang sudah ada,” ujarnya saat ditemui Kontan.co.id, Selasa (28/11). 

Sebab, ada beberapa portofolio investasi SRTG yang masih butuh tambahan modal agar mereka bisa bertumbuh lebih.

“Tentunya, target ini tetap kami pegang, tapi tetap melihat peluang yang tepat di tahun depan,” kata Ryan.

Namun, SRTG tidak harus menghabiskan dana sebesar target tersebut jika SRTG menilai tidak ada paluang investasi yang bagus.

Jika ada keharusan, kata Ryan, ditakutkan dana harus tetap keluar dan tidak memandang apakah peluang itu baik atau buruk

“Secara aktivitas investasi, kesannya memang jadi bagus, tetapi secara kualitas mungkin tidak akan begitu,” paparnya.

Terkait sumber pendanaan, SRTG mendapatkannya secara konsisten dari dividen. 

Namun, Ryan belum bisa menyampaikan estimasi berapa dividen yang akan diterima SRTG di akhir tahun 2023.  “Namun, penerimaan dividen di laporan keuangan sebesar Rp 2,9 triliun per September 2023,” tuturnya.

Ryan mengungkapkan, modal dari pihak luar hanya berupa pinjaman dari bank. “Itu juga sifatnya hanya fasilitas yang hanya akan kami tarik jika diperlukan,” ungkapnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini