Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Lalu Lintas di Jalan Tol Melonjak, Begini Rekomendasi Saham Jasa Marga (JSMR)

 

PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) mencatat sebanyak 197.034 kendaraan kembali ke wilayah Jabotabek pada Hari Raya Natal 2023, Senin (25/12).

Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama, yaitu GT Cikupa (dari arah Merak), GT Ciawi (dari arah Puncak), dan GT Cikampek Utama (dari arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (dari arah Bandung). 

Corporate Communication and Community Development Group Head JSMR Lisye Octaviana mengatakan, total volume lalin yang kembali ke wilayah Jabotabek ini meningkat 43,76% jika dibandingkan lalin normal, yaitu 137.054 kendaraan melintas.

“Jika dibandingkan dengan periode Natal 2022, total volume lalin ini meningkat 10,03% dari 179.068 kendaraan,” ujarnya dalam siaran pers yang dilansir Kamis (28/12).

Di saat yang bersamaan, JSMR juga menerapkan diskon tarif tol sebesar 10% untuk Jalan Tol Trans Jawa pada saat prediksi arus puncak libur Nataru 2023/2024.

Analis Investindo Nusantara Sekuritas Pandhu Dewanto melihat, lonjakan trafik di jalan tol pada akhir tahun diperkirakan bisa meningkatkan pendapatan JSMR.

“Namun, kenaikan pendapatannya tidak akan terlalu signifikan, karena terdapat diskon tarif tol sebesar 10%,” ujarnya kepada Kontan, Kamis (28/12).

JSMR sendiri dilihat tengah mendapat sentimen positif dari lonjakan laba di kuartal III 2023 dan sejumlah perilisan proyek. 

“Kinerja JSMR di kuartal III kemarin terjadi lonjakan laba yang signifikan akibat penerapan PSAK 22 mengenai penyertaan investasi pada reksadana penyertaan terbatas (RDPT),” ungkapnya.

Pandhu melihat, outlook operasional JSMR cenderung positif pada tahun 2024. Terlebih, ada upaya pelepasan Jalan Tol Trans-Jawa (JTT) yang diperkirakan rampung pada semester I 2024. Upaya divestasi itu dinilai akan memberikan tambahan laba untuk JSMR di luar dari operasional.

“Selain itu, tambahan modal segar dari divestasi tersebut dapat digunakan Perseroan untuk mendanai pembangunan proyek baru dan diharapkan dapat mendongkrak kinerja di masa mendatang,” paparnya.

Pandhu melihat kinerja JSMR secara teknikal masih menarik. Sehingga, dia pun merekomendasikan buy on weakness untuk saham JSMR dengan target harga di range Rp 4.650 - Rp 4.750 per saham.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)