Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

GOTO Optimistis Investasi TikTok di Tokopedia Kelar di Kuartal I-2024

 

Perusahaan asal China TikTok Pte. Ltd. resmi melakukan investasi senilai US$ 1,5 miliar kepada PT Tokopedia, unit usaha PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). 

Seluruh dana investasi itu akan dibagi menjadi beberapa tahan. Pertama, TikTok membeli aset Tokopedia sebesar US$ 340 juta atau Rp 5,33 triliun. 

Pembelian aset milik Tokopedia itu berupa kontrak bisnis dan hak eksklusif. Aset ini akan digunakan TikTok untuk menghidupkan kembali TikTok Shop di Indonesia. 

Sekretaris Perusahaan GoTo Koesoemohadiani menjelaskan rencana jual beli aset ini telah terikat dalam perjanjian aset pada 10 Desember 2023. 

"Rencana pembelian aset ini diharapkan dapat selesai pada kuartal I-2024, bergantung pada pemenuhan persyaratan pendahuluan" jelas dia, Senin (11/12). 

Wanita yang akrab dipanggil Diani ini menjelaskan pada hari yang sama, GOTO dan TikTok juga menandatangani perjanjian pengambil bagian saham PT Tokopedia sehubungan dengan investasi tambahan. 

"TikTok akan investasi kepada Tokopedia dengan nilai investasi sebesar US$ 840 juta atau setara dengan Rp 13,188 triliun," kata Diani. 

Rencananya, PT Tokopedia akan menerbitkan saham baru yang akan bayar oleh TikTok. Nanti TikTok akan menggenggam 75,01% saham PT Tokopedia. 

Sementara GOTO akan memiliki 24,99% saham PT Tokopedia. Alhasil, dengan investasi ini TikTok akan menjadi pengendali baru untuk Tokopedia. 

Diani menambahkan, pada saat penyelesaian rencana investasi, Tokopedia juga akan menerima promissory note dari TikTok sebesar US$ 1 miliar. Ini setara dengan Rp 15,7 triliun. 

Promissory note itu dapat digunakan untuk kebutuhan modal kerja Tokopedia di masa mendatang. Namun manajemen belum memastikan kapan dana itu akan seluruhnya dibagikan. 

"Kami telah sepakat kepemilikan GOTO di Tokopedia tidak akan terdilusi lebih lanjut dikarenakan pendanaan di masa depan dari TikTok," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini