Harga Saham BBCA Terus Turun, Analis Ungkap Waktu Tepat Beli atau Tunggu di 2026

  Penurunan harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih berlanjut hingga Selasa (27/1/2026). Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan investor, apakah saham BBCA sudah layak dibeli atau sebaiknya masih menunggu. Pada penutupan perdagangan Selasa, saham BBCA turun 1,96% ke level Rp7.500 per saham. Tekanan juga datang dari aksi jual investor asing dengan net foreign sell mencapai Rp1,79 triliun. Dalam lima hari terakhir, saham BBCA terkoreksi 5,36%, dan melemah 6,54% dalam sebulan. Investment Analyst Infovesta Utama Ekky Topan menilai pelemahan BBCA lebih dipicu oleh tekanan jual asing dan rotasi dana, bukan karena memburuknya fundamental perusahaan. “Tekanan BBCA saat ini lebih karena faktor aliran dana. Fundamentalnya masih solid,” ujar Ekky kepada Kontan . Ia menyebut pergerakan BBCA ke depan sangat bergantung pada meredanya aksi jual asing. Jika tekanan berkurang dan tidak ada kejutan negatif dari paparan kinerja, saham BBCA berpotensi bergerak konsol...

Polisi Periksa Penyelenggara Festival Berdendang Bergoyang, Masih Cari Unsur Pidananya

 


Polisi memutuskan menghentikan festival musik Berdendang Bergoyang. Sedianya, acara yang digelar di Istora Senayan, Jakarta Pusat, diselenggarakan selama tiga hari terhitung dari 28-30 Oktober 2022.

Selain mengentikan helatan musik tersebut, Polres Metro Jakarta Pusat masih mencari unsur pidananya ada atau tidak. Pasalnya, kelebihan kapasitas yang terjadi di sana, ada dugaan sengaja menjual tiket dari yang seharusnya.

"Itu nanti baru dilihat indikasinya kesana. Karena memang dia tadi menjelaskan ada beberapa bagan (struktur) ada bagian produksi, tiketing, dan lain-lain, nanti kita lihat orang-orangnya kita dalami, kita periksa, apakah ada unsur pidananya atau tidak," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Komarudin, Minggu (30/10/2022).

Adapun, kata dia, dua orang telah meminta keterangan dua orang sebagi saksi. Komarudin menyebut, mereka adalah SA selaku perwakilan dari pihak manajemen event dan SH yang mewakil bagian produksi.

Namun, kedua saksi telah dipulangkan usai menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Pusat hari ini.

"Tadi sudah kita pulangkan setelah kita introgasi. Sementara masih tahap lidik," jelas Komaruddin.

Pemanggilan itu pun berkaitan dengan pengunjung yang membludak, di mana jumlah sangat jauh berbeda dengan surat permohonan izin yang diajukan kepada kepolisian.

"Itu fakta di lapangan, sehingga nanti akan menjurus kepada tiketing," kata Komaruddin.

Panggil Saksi Lagi

Komarudin mengatakan, akan memanggil beberapa saksi untuk mencari unsur pidana.

Sekiranya nanti ditemukan ada indikasi pidana maka berkas akan dinaikan dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan.

"Iya kita akan teruskan. Sementara ini dia mengakui bahwa dia bertanggung jawab. Besok kita akan lanjutkan pemeriksaan termasuk kita juga akan periksa tim medis, berapa jumlah orang yang ditangani, termasuk tingkat fatalitasnya nanti kita lihat," ujar dia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025