Harga Saham BBCA Terus Turun, Analis Ungkap Waktu Tepat Beli atau Tunggu di 2026

  Penurunan harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih berlanjut hingga Selasa (27/1/2026). Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan investor, apakah saham BBCA sudah layak dibeli atau sebaiknya masih menunggu. Pada penutupan perdagangan Selasa, saham BBCA turun 1,96% ke level Rp7.500 per saham. Tekanan juga datang dari aksi jual investor asing dengan net foreign sell mencapai Rp1,79 triliun. Dalam lima hari terakhir, saham BBCA terkoreksi 5,36%, dan melemah 6,54% dalam sebulan. Investment Analyst Infovesta Utama Ekky Topan menilai pelemahan BBCA lebih dipicu oleh tekanan jual asing dan rotasi dana, bukan karena memburuknya fundamental perusahaan. “Tekanan BBCA saat ini lebih karena faktor aliran dana. Fundamentalnya masih solid,” ujar Ekky kepada Kontan . Ia menyebut pergerakan BBCA ke depan sangat bergantung pada meredanya aksi jual asing. Jika tekanan berkurang dan tidak ada kejutan negatif dari paparan kinerja, saham BBCA berpotensi bergerak konsol...

Hasil Hylo Open 2022: Rinov/Pitha Melaju, 2 Ganda Indonesia Tersingkir

 


Dua ganda campuran Indonesia mencatat hasil berbeda pada babak pertama Hylo Open 2022 di Saarlandhalle Saarbrucken, Selasa (1/11/2022). Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari merebut tiket 16 besar. Namun, Zachariah Josiahno Sumanti/Hediana Julimarbela tersingkir. 

Berstatus unggulan tujuh, Rinov/Pitha sempat tertinggal melawan duo Jerman. Namun mereka bisa bangkit dan merebut dua gim selanjutnya untuk melaju ke babak berikut. 

Rinov/Pitha dijadwalkan bertemu pasangan Prancis Lucas Corvee/Sharone Bauer di perdelapan final.

Sementara Zach/Bella merasakan nasib buruk saat menghadapi Mathias Thyrri/Amalie Magelund dari Denmark. Mereka tidak bisa melanjutkan pertandingan akibat terkena cedera di gim penentu. 

Hasil negatif turut dirasakan ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi. Mereka langsung tersingkir dari Hylo Open 2022 usai dikalahkan wakil China Zhang Shu Xian/Zheng Yu. 

Sebelumnya ganda putra Indonesia juga mencatat hasil kontras. Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin sukses melaju ke babak 16 besar, tapi Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana gagal mengikuti jejak.

Leo/Daniel menaklukkan pasangan Azerbaijan Ade Resky Dwicahyo/Azmy Qowimuramadhoni 21-13, 21-16. Sementara Fikri/Bagas menyerah 17-21, 18-21 dari duo Chinese Taipei Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan.

Tampil terlebih dahulu, Leo/Daniel dan Ade/Azmy bersaing ketat di awal laga. Leo/Daniel sempat menjauh 9-5, tapi Ade/Azmy bisa menyamakan skor 10-10.

Namun, pasangan berjuluk The Babies ini kembali melenggang. Setelah 14-11, mereka memetik enam poin beruntun. Keduanya lalu tanpa kesulitan meraih satu angka yang dibutuhkan untuk mengamankan gim pembuka.

Cerita serupa hadir di gim kedua. Leo/Daniel dan Ade/Azmy bergantian berebut poin hingga 6-6. Tapi setelahnya Leo/Daniel mampu meraih tujuh angka berturut-turut.

Meski Ade/Azmy menunjukkan semangat dan beberapa kali coba mendekat, Leo/Daniel akhirnya mampu mengamankan kemenangan.

Leo/Daniel selanjutnya bertemu pasangan Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi di babak 16 besar.

Sementara Fikri/Bagas mampu mengejar dan balik memimpin 7-5 setelah sempat tertinggal 0-2 awal laga. Mereka menjaga keunggulan hingga 11-8 pada interval.

Sayang Fikri/Bagas gagal menjaga momentum. Lee/Yang mampu mengejar dan memutar skor 18-16. Keduanya lalu mengamankan gim pembuka setelah memetik tiga poin beruntun.

Dalam keadaan tertinggal, Fikri/Bagas wajib merebut gim kedua demi memaksa rubber. Mereka pun tancap gas dengan memimpin 6-2. Namun, lagi-lagi Lee/Yang mengejar dan bisa unggul 11-9 di jeda.

Fikri/Bagas coba mendekat, tapi Lee/Yang tidak membiarkan. Lee/Yang bahkan terus melebar 15-10 usai meraih tiga angka berturut-turut.

Hebatnya, Fikri/Bagas tidak pantang menyerah sehingga menyamakan skor 17-17. Kedua pasangan lalu terlibat duel sengit di akhir pertandingan. Di titik ini Lee/Yang menunjukkan mental untuk mengakhiri partisipasi Fikri/Bagas di Hylo Open 2022.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025