Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Duka Ganda Warga Cianjur, 7 Rumah Disatroni Maling dan 2 Motor Hilang Usai Gempa

 


 Sudah jatuh tertimpa tangga. Begitulah ungkapan untuk Warga kampung Ciender, Kecamatan Warung Kondang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat yang mengalami duka ganda usai diguncang gempa berkekuatan magnitudo 5,6 pada Senin siang kemarin.

Di balik duka usai gempa yang mengguncang dan meluluhlantahkan bangunan-bangunan, rumah-rumah mereka justru disatroni maling yang mencari kesempatan dalam kesempitan.

Sebagian warga memang belum kembali ke dalam rumahnya lantaran trauma dan takut ada gempa susulan. Warga memutuskan untuk tidur di tempat yang lebih lapang dan menjauhi bangunan.

"Ada saja orang memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan, sudah ada beberapa rumah warga kemalingan dan beberapa motor hilang," ujar Wakil Pondok Pesantren Alkahfie Cianjur Imamuddin Azis saat dikonfirmasi, Selasa (22/11/2022).

Imam menyebut, setidaknya sudah ada tujuh rumah yang disatroni maling. Bahkan, ada dua sepeda motor raib digondol bandit.

"Ada 7 rumah (kemalingan) dan 2 motor (hilang)," kata dia.

Dia menyebut, warga sempat memergoki pelaku saat hendak menggasak sepeda motor. Saat terpergok dan dikejar oleh warga, pelaku lari tunggang langgang dan meninggalkan motor di tengah sawah.

Warga sempat mencari keberadaan maling tersebut, namun nihil.

"Tidak (tertangkap), kemungkinan ngumpet di ladang jagung atau sungai," kata Imam.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut gempa magnitudo 5,6 di Kabupaten Cianjur menelan korban meninggal sebanyak 162, korban luka sebanyak 326. 2.345 rumah rusak berat dan 13.400 an orang mengungsi.

 

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto memastikan rumah yang rusak akibat gempa magnitudo 5,6 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat akan dibangun kembali.

Dia memastikan rumah yang akan dibangun yakni tahan gempa.

"Rumah-rumah akan kita bangun, rumah tahan gempa agar jika terjadi gempa nanti dampaknya akan kecil," ujar dia dalam jumpa pers virtual, Senin (21/11/2022).

Plt Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG) Daryono menyebut gempa susulan masih mungkin terjadi pasca-gempa magnitudo 5,6 di Kanbupaten Cianjur, Jawa Barat.

"Gempa ini memiliki susulan yang banyak. Ke depan kita akan terus mendapatkan gempa susulan, apakah akan lebih besar? Kita belum bisa memprediksi," ujar Daryono dalam jumpa pers virtual, Senin (21/11/2022).

Atas dasar itu dia meminta masyarakat untuk tidak terlebih dahulu menempati rumah-rumah yang sudah rentan.

"Bagi rumah yang sudah rusak atau miring untuk tidak ditempati. Karena kemungkinan-kemungkinan itu bisa terjadi. Kegempaan-kegempaan itu banyak ketidakpastian," kata dia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Kasus TaniHub bayangi iklim investasi start-up di Indonesia

RLCO Resmi IPO di BEI, Saham Langsung ARA Naik 34,52%, Hari Ini (9/12) Beli/Jual?