Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Transaksi Nirsentuh, Solusi Hindari Tabrakan di Pintu Tol

 

Praktisi keselamatan berkendara Jusri Pulubuhu menyambut baik kemajuan teknologi pembayaran tol tanpa berhenti. Menurut dia teknologi itu dapat mengurangi insiden kecelakaan di pintu tol.

Pembayaran tol macam itu memang belum diterapkan di Indonesia, namun operator jalan bebas hambatan, Jasa Marga, sedang melakukan uji coba penerapannya.

Transaksi tol nirsentuh atau touch-less transaction Single Lane Free Flow (SLFF) ini diketahui menggunakan stiker berteknologi Radio Frequency Identification (RFID).

"Itu jelas bagus karena bisa mengurangi faktor perubahan kecepatan yang tiba-tiba," kata Jusri saat dihubungi, Senin (24/5).

Jusri mengatakan pengemudi yang gagal menurunkan kecepatan perlahan atau melakukannya secara tiba-tiba, menjadi faktor utama terjadinya kecelakaan di gerbang tol selama ini.

Transaksi nirkabel di gerbang tol membuat antrean kendaraan yang melintas tak perlu sampai berhenti sebab proses pembayaran dilakukan secara elektronik.

Pada sistem SLFF, kendaraan cukup melaju dengan kecepatan rendah tertentu kemudian saat mobil mendekati pintu tol, gerbang akan otomatis terbuka. Pada saat yang sama transaksi pembayaran tol juga dilakukan.

"Karena kalau yang namanya di tol itu kita sering bergerak konstan. Dan untuk kendaraan besar kadang suka gagal merespons dengan melakukan pengereman perlahan, sementara kita ketahui bobot mereka besar," katanya.

Secara teknis, stiker yang dilengkapi dengan teknologi RFID harus ditempel pada lampu depan mobil. Belakangan stiker itu dijuluki stiker "Let it Flo".

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini