Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

3 Fenomena Langit Awal Pekan Mei 2021, Ada Hujan Meteor

 

Sejumlah fenomena astronomi dilaporkan akan berlangsung pekan awal Mei 2021. Fenomena yang terjadi mulai dari konjungsi hingga hujan meteor.

 

Berikut fenomena langit yang berlangsung pekan ini:

3-6 Mei: Konjungsi Triple Bulan-Jupiter-Saturnus

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional melaporkan Bulan akan mengalami konjungsi triple dengan Jupiter dan Saturnus selama empat hari sejak tanggal 3 hingga 6 Mei 2021.

Fenomena itu dapat disaksikan sejak pukul 02.00 waktu setempat hingga berakhirnya fajar bahari 20-24 menit sebelum terbit Matahari dari ara Timur-Tenggara.

Lapan menyebut kecerlangan Jupiter ketika konjungsi tripel bervariasi dari -2,21 hingga -2,23. Kecerlangan Saturnus juga bervariasi antara 0,65 hingga 0,64. Sementara itu, Bulan akan bercahaya dengan iluminasi antara 60,9 persen hingga 29,8 persen.

"Konjungsi tripel ini akan terulang lagi pada 30 Mei-3 Juni mendatang," kata Lapan.

4 Mei: Fase Bulan Perbani Akhir

Lapan menyampaikan fase perbani akhir adalah salah satu fase Bulan ketika konfigurasi antara Matahari, Bumi, dan Bulan membentuk sudut siku-siku (90 derajat) dan terjadi setelah fase Bulan purnama.

Puncak fase perbani akhir akan terjadi pada pukul 02.50.06 WIB. Sehingga, Bulan perbani akhir itu dapat disaksikan ketika terbit sekitar tengah malam dari arah Timur-Tenggara.

"Bulan berjarak 383.017 km dari Bumi dan berada di sekitar konstelasi Capriconus," kata Lapan.

6 Mei: Puncak Hujan Meteor Eta Aquarid

Hujan meteor Eta Aquarid dilaporkan aktif sejak 19 April hingga 28 Mei. Puncak aktivitasnya akan terjadi pada 6 Mei pukul 09.00 WIB.

Hujan meteor itu dinamai berdasarkan titik radian )titik asal munculnya hujan meteor) yang terletak di konstelasi Aquarius. Hujan Meteor Eta Aquarid berasal dari sisa debu komet Halley yang mengorbit Matahari setiap 76 tahun sekali.

Selain Eta Aquarid, hujan meteor Orionid yang terjadi pada bulan oktober juga berasal dari sisa debu komet Halley. Hujan meteor itu merupakan salah satu diantara beberapa hujan meteor lain yang dinantikan setiap tahun, selain Leonid, Geminid, Lyrid, dan Perseid.

Melansir Plenetarium Jakarta, hujan meteor Eta Aquarid dapat diamati setoa harinya dari pukul 01.26 WIB hingga terbit Matahari pukul 05.53 WIB.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini