Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Bos Facebook Mark Zuckerberg Beli Lahan di Hawaii Rp765 M

 

Pendiri Facebook Mark Zuckerberg dan istrinya, Priscilla Chan dilaporkan telah membeli lahan seluas 600 hektar di Hawaii senilai US$53 juta atau Rp765,4 miliar (kurs Rp14.441). Zuckerberg membeli lahan yang ada di tepi pantai di Kauai 's Larsen dari Waioli Corporation.

Laporan menyebut sebuah jalan yang mencapai pantai tidak termasuk dalam penjualan dan tetap menjadi jalan publik.

Melansir Independent, lahan yang dikenal dengan nama 'Lepeuli ahupua'a' menampung beberapa terumbu karang, laut, burung, flora, dan koleksi sejarah di habitat aslinya yang tidak berubah.

 

Presiden Waioli Corporation Sam Pratt mengatakan Mark dan Priscilla akan bertindak sebagai pengurus Lepeuli yang bertanggung jawab saat ini dan di masa depan. Pembelian tersebut membuat kepemilikan tanah Zuckerberg di Hawaii menjadi 1.300 hektar.

Zuckerberg pernah membeli lahan seluas 700 hektar di Kauai pada tahun 2015, tetapi mengalami masalah dengan sejumlah keluarga yang memiliki lahan di dalam perkebunan tersebut.

Pemiliknya dikenal sebagai 'keluarga kamaaina' atau keturunan keluarga asli Hawaii yang telah mewarisi tanah tanpa akta resmi.

Ke depan, Zuckerberg dan istrinya berniat mengembangkan peternakan di beberapa tanah yang sudah mereka miliki. Mereka bermaksud untuk 'memperhatikan' upaya konservasi Waioli Corp.

"Waioli melakukan pekerjaan penting untuk mempromosikan konservasi dan pelestarian budaya dan kami memperhatikan warisan mereka terkait dengan tanah ini," kata Chan dan Zuckerberg dalam pernyataan bersama.

Melansir Mansion Global, Zuckerberg dan istrinya membeli tanah itu dalam tiga transaksi terpisah. Tanah itu dibeli melalui Lepeuli LLC, yang terdaftar di Delaware dan terikat dengan perseroan terbatas di San Francisco, Square Seven Management.

Perusahaan itu dikendalikan oleh Iconiq Capital, sebuah perusahaan investasi yang berspesialisasi dalam menasihati eksekutif teknologi, termasuk Zuckerberg.

Menurut Forbes, kekayaan bersih Zuckerberg dan Chan mencapai US$117 miliar atau Rp1.689 triliun.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)