Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Oksigen Industri di India Dialihkan untuk Pasien Corona

 

Pemerintah India untuk sementara melarang pasokan oksigen untuk industri karena persediaan untuk kebutuhan medis semakin menipis akibat lonjakan kasus infeksi virus corona (Covid-19).

, Jumat (23/4), keputusan itu disampaikan oleh Kementerian Dalam Negeri India pada Kamis (22/4) kemarin.

Mereka menyatakan tidak akan melarang pengiriman oksigen antarnegara bagian asalkan hanya untuk keperluan medis.

 

Keputusan itu disampaikan Kemendagri India karena sejumlah negara bagian melarang pengiriman oksigen ke luar wilayah mereka, karena khawatir pasokan untuk pasien virus corona yang terus bertambah tidak mencukupi.

Menurut Menteri Besar Delhi, Arvind Kejriwal, mereka juga butuh pasokan oksigen dari wilayah lain karena tidak ada pabrik oksigen di wilayah itu. Mereka juga bergantung terhadap berbagai pemasok untuk memenuhi permintaan, termasuk di wilayah ibu kota negara.

Akibat pembatasan yang dilakukan pemerintah daerah lain mengakibatkan pasokan oksigen medis di Delhi terganggu. Kejriwal memohon kepada kepala daerah lain supaya bisa menghadapi lonjakan kasus infeksi bersama-sama.

Kelangkaan oksigen itu bukan cuma terjadi di Delhi, tetapi hampir merata di seluruh negara bagian di India.

Bahkan, sejumlah rumah sakit swasta ternama seperti Fortis sampai mencuit melalui Twitter meminta bantuan pemerintah pusat menjaga pasokan oksigen bagi pasien corona.

Perdana Menteri India, Narendra Modi, pada Selasa lalu berjanji mengirim bantuan 100 ribu tabung oksigen ke seluruh wilayah.

Dia juga mendesak supaya produksi oksigen untuk kebutuhan medis ditambah dan proses pengirimannya diperbaiki.

Kasus infeksi corona di India terus melonjak hingga membuat tenaga kesehatan dan rumah sakit di negara itu nyaris keteteran menangani pasien. Kemarin mereka mencatat rekor dunia terkait penambahan kasus infeksi harian, yakni hingga lebih dari 300 ribu orang dalam sehari.

Lonjakan itu diduga akibat sikap penduduk yang mengabaikan protokol kesehatan, serta berkeras melakukan ritual keagamaan yang mengundang keramaian.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini