Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Lonjakan Kasus Covid-19 India Tekan Harga Minyak Dunia

 

Harga minyak dunia melemah pada akhir perdagangan Kamis (6/5) usai menguat dalam beberapa hari sebelumnya. Pasar khawatir terhadap lonjakan kasus covid-19 di India dan sejumlah negara lain.

Melansir Antara, Jumat (7/7), minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juli tergerus 87 sen atau 1,3 persen menjadi US$68,09 per barel. Sedangkan, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk penyerahan Juni merosot 92 sen atau 1,4 persen menjadi US$64,71 per barel.

Pada Rabu (5/5) kedua kontrak acuan sempat mencapai level tertinggi sejak pertengahan Maret, sebelum akhirnya kembali melemah.

India membukukan rekor infeksi dan kematian akibat covid-19 setiap hari. Virus corona telah menyebar di kota dan desa di seluruh negara terpadat kedua di dunia itu.

Pasar khawatir bahwa kondisi tersebut menekan permintaan minyak mentah dunia lantaran India merupakan salah satu konsumen utama.

"Rekor jumlah infeksi baru di India telah menjadi berita utama dan memicu kekhawatiran bahwa permintaan akan pulih lebih lambat," kata Commerzbank.

 

Namun, kejatuhan harga minyak berhasil tertahan oleh sejumlah sentimen, salah satunya pelonggaran pembatasan di Eropa. Hal tersebut seiring dengan program vaksinasi di Benua Biru yang terus berjalan.

"Ini menjaga permintaan bahan bakar tetap kuat dan meningkatkan kepercayaan pasar pada pemulihan," analis Citi mengatakan dalam sebuah catatan.

Selain itu, harga minyak ditopang oleh jatuhnya persediaan minyak mentah AS. Badan Informasi Energi AS (EIA) mengatakan stok minyak mentah AS turun lebih besar dari yang diperkirakan pekan lalu karena produksi penyulingan naik dan ekspor melonjak.

Persediaan minyak mentah AS turun 8,0 juta barel dalam sepekan terakhir. Angka ini jauh lebih dalam dibandingkan ekspektasi analis dalam jajak pendapat Reuters yaitu sebesar 2,3 juta barel.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini