Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Emas jatuh ke level terendah lima bulan

PT Best Profit Futures Pekanbaru Emas merosot ke level terendah lima bulan pada penutupan perdagangan Selasa di pasar Amerika Serikat. Antisipasi pertemuan dua hari Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) menggerus pamor logam mulia.Mengutip CNBC, emas spot ditutup melorot 0,1% ke posisi US$ 1.240,64 per ons troi, setelah sempat menyentuh level terendah sejak 20 Juli di US$ 1.235,92 per ons troi. 

Harga emas berjangka untuk pengiriman Februari di Comex-AS juga berakhir turun 0,40% menjadi US$ 1.241,70 per ons troi. Namun, di pasar Asia, harganya bergerak naik ke US$ 1.245,4 per ons troi pada Rabu pukul 07.37 WIB.Daya tarik emas melemah di tengah penantian hasil pertemuan FOMC. Pasar mencari petunjuk mengenai arah kebijakan lebih lanjut dari Federal Reserve. Best Profit Pekanbaru

Mayoritas investor juga berekspektasi akan ada kenaikan suku bunga acuan. Sentimen ini mendukung dollar AS, sehingga cukup stabil.Penguatan mata uang Paman Sam biasanya bergerak berlawanan dengan emas. Sebab, komoditas yang diperdagangkan dalam dollar AS akan menjadi lebih mahal saat mata uang tersebut menguat. 

Sementara itu, di pasar saham, dua indeks acuan di Wall Street kembali mengukir rekor tertinggi.Potensi kehilangan keuntungan menahan emas naik, karena jika Anda memegang emas, maka Anda kehilangan kesempatan untuk memiliki saham yang harganya lebih tinggi atau mungkin bitcoin yang harganya lebih tinggi," kata kepala riset logam Societe Generale, Robin Bhar. Emas tidak memiliki banyak peluang untuk maju saat ini," imbuhnya. PT Bestprofit Pekanbaru


Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini