Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Erdogan, Umat Muslim Bakal Kehilangan Mekah dan Madinah


PT Best Profit Futures Pekanbaru Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengingatkan umat Muslim sedunia, kemungkinan bakal kehilangan Mekah dan Madinah jika keputusan sepihak Amerika Serikat mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel tidak dibatalkan.

Jika kita kehilangan Yerusalem maka kita tidak akan bisa melindungi Mekah dan Madinah. Maka, kita akan kehilangan Kabah," kata dia di Istanbul, Turki, seperti dikutip Russia Today, Minggu, 17 Desember 2017. Best Profit Pekanbaru

Erdogan telah menjadi pengkritik paling vokal atas keputusan kontroversial Presiden AS Donald John Trump tersebut. Ia juga telah mengecam negara-negara lain karena 'dianggap lemah' menanggapi langkah AS.

Umat Muslim dunia harus siap-siap menghadapi serangan yang mencoba menjatuhkan umat Islam dari dalam," katanya, menegaskan.Keputusan Trump pada Kamis, 7 Desember 2017 lalu ini menyebabkan terjadinya bentrokan dengan kekerasan di Yerusalem Timur, Tepi Barat dan Jalur Gaza, yang mengakibatkan beberapa korban jiwa dan lebih dari 1.000 orang terluka di antara orang-orang Palestina. PT Bestprofit Pekanbaru

Ribuan orang juga turun ke jalan untuk memprotes dan membakar bendera AS di Yordania, Iran, Mesir, Indonesia dan tempat lain di sejumlah negara Muslim. Erdogan juga mendesak Dewan Keamanan PBB untuk membatalkan keputusan Trump. Jika DK PBB gagal bertindak atas masalah ini, Turki akan melakukan segala sesuatu yang diperlukan dalam kerangka hukum untuk melawan tindakan sepihak AS tersebut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini