Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Filipina Pesan 3 Kereta INKA Rp 300 Miliar Tahun Depan


PT Best Profit Futures Pekanbaru PT INKA (Persero) akan melakukan penandatanganan kerja sama dalam menyediakan jenis kereta rel diesel atau diesel multiple unit (DMU). INKA akan mengekspor kereta buatannya ke Filipina. Pelaksana Tugas Direktur Utama INKA, Mohamad Nur Sodiq, mengungkapkan penandatanganan itu akan dilakukan pada awal tahun 2018 mendatang.
 
Nanti kado tahun baru akan ada penandatanganan kontrak dengan Filipina untuk ekspor kereta rel diesel. Bila tidak ada halangan minggu kedua Januari 2018," kata Sodiq, di Jakarta. Sodiq menjelaskan, Filipina bakal memesan tiga trainset kereta buatan INKA dengan nilai kontrak sekitar Rp 300 miliar. Di awal Januari 2018, diharapkan kontrak bisa dilakukan. Best Profit Pekanbaru

Filipina awal tahun mudah-mudahan kita akan signing untuk DMU. Nilai kontraknya yang sudah disepakati sekitar Rp 300 miliar. Untuk 3 trainset DMU dengan satu trainsetnya ada 6 (gerbong). Kita harapkan signing awal tahun depan," jelasnya.

Selain Filipina, Sodiq mengatakan pihaknya juga telah menjajaki pasar-pasar asing lainnya. Mulai dari Bangladesh hingga pasar Afrika. Sodiq menargetkan, INKA bisa menguasai pasar Asia Tenggara hingga negara-negara lainnya pada tahun 2020 mendatang. PT Bestprofit Pekanbaru

Segmentasi kami, target sampai 2020, kami bisa kuasai pasar Asia Tenggara dan negara-negara Asia lain. Misalnya, Bangladesh itu sudah. Sri Lanka itu kami sudah mulai masuk. Kami ikut tender sebagai penawar terendah, tapi karena China kompetitor kami rasanya tidak rela kami yang menang makanya belum diumumkan. Lalu, nanti juga ke pasar Afrika. Nanti akan ada ekspor lokomotif ke Zambia," katanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini