Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Pelaku pasar hati-hati melangkah di pasar saham

PT Best Profit Futures Pekanbaru Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah jelang akhir pekan panjang, Kamis lalu. IHSG melemah 109,23 poin atau turun 1,80% ke 5.952,14. Para pelaku pasar cenderung berhati-hati. Ini terlihat dari aksi jual asing yang mencapai Rp 2,23 triliun. Analis Binaartha Parama Sekuritas M. Nafan Aji melihat, pelemahan indeks saham domestik ini berpotensi berlanjut awal pekan ini.

Minimnya sentimen positif dari dalam maupun luar negeri menjadikan IHSG akan melanjutkan koreksinya," jelas dia, Minggu. Para pelaku pasar masih menantikan pengumuman bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve alias The Fed, terkait kenaikan suku bunga. Sementara dari dalam negeri, adanya potensi inflasi yang lebih rendah di tahun 2017 dibandingkan dengan 2016 lalu juga memberikan sentimen negatif terhadap laju IHSG awal pekan ini. Best Profit Pekanbaru

Secara teknikal, analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi melihat IHSG berpotensi break out support MA50 hingga di bawah level psikologis pasar. Indikator stochastic terlihat membentuk pola dead cross dengan pergerakan bearish. Begitu juga dengan momentum relative strength index (RSI) yang tertekan signifikan, hingga menghampiri zona oversold

Secara teknikal, Lanjar melihat potensi IHSG rebound awal pekan ini cukup kuat. Maklum, indeks saham akhir pekan lalu melemah signifikan hingga di bawah level psikologis. "Sehingga diperkirakan IHSG akan bergerak menguat di awal pekan dengan kisaran 5.930–6.010," ujar Lanjar.Menurut Lanjar, ada sejumlah saham-saham yang dapat dicermati di awal pekan ini. PT Bestprofit Pekanbaru

Di antaranya adalah ICBP, ITMG, LSIP, SMGR, INKP, SMSM, TINS, ACES, ADHI dan TKIM.  Sementara Nafan memperkirakan IHSG akan bergerak melemah pada Senin dan bergerak di kisaran 5.881 sampai 6.094. Ia melihat saham-saham yang patut diperhatikan awal pekan ini adalah BEST, HRUM, INTP, PGAS, PTPP dan WIKA. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini