Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Debut perdana di bursa masih merana

PT Best Profit Futures Pekanbaru Perhelatan initial public offering (IPO) tiga anak BUMN berakhir antiklimaks. Saham perdana ketiganya justru loyo sesaat setelah pencatatan perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI).Pada 10 Oktober 2017, PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) melantai di BEI dengan harga perdana Rp 400 per saham. 

Namun, saham anak usaha PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) itu turun 3,5% ke level Rp 386 pada debut perdananya. Saham PT PP Presisi Tbk (PPRE) juga memerah. Anak usaha PT PP Tbk (PTPP) itu listing pada 24 November 2017 dengan harga IPO Rp 430 per saham. PPRE sempat naik tipis 2,32% ke level Rp 440. Best Profit Pekanbaru

Namun, harga PPRE lantas juga anjlok 7,44% menjadi Rp 398, bahkan sempat menyentuh harga terendah di level Rp 392 per saham.PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) IPO pada 30 November 2017 dengan harga perdana Rp 290 per saham. Berbeda dengan dua pendahulunya, harga saham WEGE masih bisa menguat 1,4% ke level Rp 294 per saham pada awal pencatatan.  Namun kemarin, WEGE turun ke posisi Rp 292 per saham.  PT Bestprofit Pekanbaru

Hingga saat ini, harga saham anak BUMN masih tertekan dan menjauhi harga perdananya. Kini, saham GMFI bertengger di Rp 344 per saham. Saham PPRE juga berada di level Rp 372 per saham atau turun 9,27% sepekan. Hanya WEGE yang masih mampu bertahan di atas harga perdananya, kendati berselisih tipis dengan harga IPO. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini