Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Harga minyak naik di tengah kenaikan produksi AS


PT Best Profit Futures Pekanbaru Harga minyak masih mendaki di tengah kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS) dan penurunan pasokan minyak mentah. Jumat pukul 7.44 WIB, harga minyak WTI untuk pengiriman Januari 2018 naik tipis 0,14% ke US$ 57,12 per barel. Harga minyak melanjutkan kenaikan hari sebelumnya. 

International Energy Agency (IEA) yang berpusat di Paris memprediksikan, produksi minyak AS tahun depan akan naik dan mendorong kelebihan pasokan. IEA memperkirakan, produksi minyak AS tahun depan akan bertambah 870.000 barel per hari. Prediksi penambahan ini lebih tinggi ketimbang prediksi bulan lalu pada 790.000 barel per hari. Best Profit Pekanbaru

IEA menggarisbawahi prediksi produksi minyak AS dari Departemen Energi AS dan OPEC," kata Bharne Schieldrop, chief commodities analyst SEB Bank. Dia menambahkan, angka ramalan penambahan ini kemungkinan akan kembali naik.Hingga pekan lalu, stok minyak komersial AS turun 5,1 juta barel. Ini adalah penurunan dalam empat pekan berturut-turut. Stok minyak saat ini berada di 442,99 juta barel. Ini adalah level terendah sejak Oktober 2015. 

Di sisi lain, harga minyak juga terdorong oleh bocornya pipa minyak Forties di Laut Utara. Kebocoran ini memaksa jaringan pipa tutup dan mendorong harga minyak brent mencapai US$ 65,83 per barel pekan ini. Dampak penutupan jaringan pipa Forties seharusnya bisa membawa support kuat karena jaringan ini menyalurkan minyak yang cukup besar," kata John Kilduff, partner di Again Capital LLC kepada Reuters. PT Bestprofit Pekanbaru

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini