Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Google Kesuksesan Kami Tergantung Indonesia


PT Best Profit Futures Pekanbaru Google memandang Indonesia tak hanya sebagai negara yang potensial untuk dikembangkan, melainkan juga menjadi acuan sebelum menyasar ke negara lainnya. Fakta Indonesia menjadi tolak ukur ini, terbukti dari dua produk Google yang diklaim mengalami kesuksesan di negara lain, di mana sebelumnya telah lebih dulu dihadirkan di Indonesia.

Dua produk yang dimaksud, seperti yang disampaikan oleh Caesar Sengupta selaku Vice President Tim Next Billion Users Google, yaitu YouTube offline dan Maps online. Indonesia kerap menjadi tolok ukur kesuksesan produk Google sebelum hadir ke tempat lain. Sehingga ini membuat kami lebih mengutamakan Indonesia untuk menghadirkan produk terbaru kami," ucap Caesar di kantor Google Indonesia, Jakarta. Best Profit Pekanbaru
Alasan itu yang menjadi bekal Google untuk meluncurkan aplikasi pemantau kuota internet di ponsel bernama Datally. Sebelumnya, Datally telah diuji di Filipina yang kemudian menyasar Indonesia mulai hari ini dan nantinya berekspansi secara global. Datally adalah aplikasi untuk smartphone yang berfungsi memantau seberapa besar pengguna menghabiskan kuota internet saat mengakses suatu layanan. 

Selain itu, Datally juga dapat memahami pemanfaatan dan kontrol kuota internet.Saat ini, Datally baru tersedia di Play Store, yang berarti baru bisa dipakai pengguna smartphone Android. Kebijakan tersebut dilakukan Google karena melihat masifnya pengguna Android. PT Bestprofit Pekanbaru

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)