Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Google Kesuksesan Kami Tergantung Indonesia


PT Best Profit Futures Pekanbaru Google memandang Indonesia tak hanya sebagai negara yang potensial untuk dikembangkan, melainkan juga menjadi acuan sebelum menyasar ke negara lainnya. Fakta Indonesia menjadi tolak ukur ini, terbukti dari dua produk Google yang diklaim mengalami kesuksesan di negara lain, di mana sebelumnya telah lebih dulu dihadirkan di Indonesia.

Dua produk yang dimaksud, seperti yang disampaikan oleh Caesar Sengupta selaku Vice President Tim Next Billion Users Google, yaitu YouTube offline dan Maps online. Indonesia kerap menjadi tolok ukur kesuksesan produk Google sebelum hadir ke tempat lain. Sehingga ini membuat kami lebih mengutamakan Indonesia untuk menghadirkan produk terbaru kami," ucap Caesar di kantor Google Indonesia, Jakarta. Best Profit Pekanbaru
Alasan itu yang menjadi bekal Google untuk meluncurkan aplikasi pemantau kuota internet di ponsel bernama Datally. Sebelumnya, Datally telah diuji di Filipina yang kemudian menyasar Indonesia mulai hari ini dan nantinya berekspansi secara global. Datally adalah aplikasi untuk smartphone yang berfungsi memantau seberapa besar pengguna menghabiskan kuota internet saat mengakses suatu layanan. 

Selain itu, Datally juga dapat memahami pemanfaatan dan kontrol kuota internet.Saat ini, Datally baru tersedia di Play Store, yang berarti baru bisa dipakai pengguna smartphone Android. Kebijakan tersebut dilakukan Google karena melihat masifnya pengguna Android. PT Bestprofit Pekanbaru

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini