Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Google Kesuksesan Kami Tergantung Indonesia


PT Best Profit Futures Pekanbaru Google memandang Indonesia tak hanya sebagai negara yang potensial untuk dikembangkan, melainkan juga menjadi acuan sebelum menyasar ke negara lainnya. Fakta Indonesia menjadi tolak ukur ini, terbukti dari dua produk Google yang diklaim mengalami kesuksesan di negara lain, di mana sebelumnya telah lebih dulu dihadirkan di Indonesia.

Dua produk yang dimaksud, seperti yang disampaikan oleh Caesar Sengupta selaku Vice President Tim Next Billion Users Google, yaitu YouTube offline dan Maps online. Indonesia kerap menjadi tolok ukur kesuksesan produk Google sebelum hadir ke tempat lain. Sehingga ini membuat kami lebih mengutamakan Indonesia untuk menghadirkan produk terbaru kami," ucap Caesar di kantor Google Indonesia, Jakarta. Best Profit Pekanbaru
Alasan itu yang menjadi bekal Google untuk meluncurkan aplikasi pemantau kuota internet di ponsel bernama Datally. Sebelumnya, Datally telah diuji di Filipina yang kemudian menyasar Indonesia mulai hari ini dan nantinya berekspansi secara global. Datally adalah aplikasi untuk smartphone yang berfungsi memantau seberapa besar pengguna menghabiskan kuota internet saat mengakses suatu layanan. 

Selain itu, Datally juga dapat memahami pemanfaatan dan kontrol kuota internet.Saat ini, Datally baru tersedia di Play Store, yang berarti baru bisa dipakai pengguna smartphone Android. Kebijakan tersebut dilakukan Google karena melihat masifnya pengguna Android. PT Bestprofit Pekanbaru

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025