Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Wall Street solid disokong euforia pajak



PT Best Profit Futures Pekanbaru Pasar saham Amerika Serikat (AS) ditutup menguat pada perdagangan Kamis. Wall Street menghijau setelah sejumlah perusahaan menyatakan bakal membelanjakan kelebihan dana yang didapat dari pemangkasan tarif pajak perusahaan untuk membayar gaji yang lebih besar dan ekspansi. 

Mengutip CNBC, Kamis waktu setempat, Dow Jones Industrial Average (DJIA) berakhir naik 55,64 poin atau 0,23% menjadi 24.782,29. Indeks juga sempat mencapai level tertinggi intraday dengan kenaikan 100 poin. Lalu, indeks S&P 500 berhasil naik 0,2% ke posisi 2.684,57. Sektor keuangan dan energi memimpin dengan kenaikan masing-masing 0,9% dan 2,1%. Best Profit Pekanbaru

Nasdaq ditutup naik tipis 0,06% di level 6.965,36.Saham NBCUniversal, Comcast, AT&T dan Wells Fargo mencatatkan penguatan setelah mengumumkan kenaikan gaji dan bonus untuk para pekerja. Mereka juga mengumumkan rencana belanja lainnya.Perusahaan besar pasti akan mendapatkan keuntungan dari tingkat pajak yang lebih rendah. 

Ada harapan nyata bahwa pemotongan pajak akan mendorong ekonomi, itulah yang ingin mereka lakukan," kata Adrian Day, CEO Adrian Day Asset Management, seperti dilansir CNBC.Pada Rabu lalu, anggota DPR meloloskan RUU yang akan memotong tarif pajak perusahaan menjadi 21% dari semula 35%. PT Bestprofit Pekanbaru

Sebelumnya, Senat juga telah menyetujuinya pada Selasa. Presiden Donald Trump diperkirakan akan menandatangani undang-undang tersebut, memberikan Trump dan Partai Republik peluang untuk meraih kemenangan legislatif yang besar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini