Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Inilah dua saham pengerek lonjakan IHSG

PT Bestprofit - JAKARTA. Berjalan tertatih-tatih sejak awal pekan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini melonjak hingga 1,49% ke level 5.792,90. Lonjakan pada IHSG terjadi pada akhir perdagangan.Sepertinya penggerak lebih ke blue chip, makanya kenaikan cukup kuat," kata Parningotan Julio, analis Yuanta Sekuritas. 

Berdasarkan penelusuran KONTAN, lonjakan IHSG di akhir perdagangan ini disebabkan oleh dua saham blue chip, yakni PT Astra International Tbk (ASII) dan PT Bank Rakyat Tbk (BBRI). Harga saham ASII naik 3,98% ke Rp 9.150 per saham dari penutupan hari sebelumnya. Sedangkan harga saham BBRI naik 2,59% ke level Rp 14.850 per saham ketimbang hari Selasa. Bergerak di kisaran Rp 8.875 hingga Rp 8.850 sepanjang perdagangan, harga saham ASII melonjak ke angka Rp 9.150 per saham pada penutupan perdagangan. 

Permintaan saham di level Rp 9.150 terjadi setelah pukul 16.00 WIB. Serupa dengan ASII, harga saham BBRI melonjak ke level Rp 14.850 per saham setelah penutupan perdagangan. Sebelum penutupan, harga saham BBRI bergerak di rentang Rp 14.500-Rp 14.650 per saham. Nilai transaksi saham ASII mencapai Rp 210,23 miliar dengan pembelian bersih asing Rp 11,7 miliar. 

Sedangkan transaksi saham BBRI Rp 271,62 miliar dengan penjualan bersih asing Rp 54,4 miliar. Kedua saham ini menjadi penggerak harian IHSG, disusul oleh saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) dan PT Unilever Tbk (UNVR). 





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini