Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Inilah dua saham pengerek lonjakan IHSG

PT Bestprofit - JAKARTA. Berjalan tertatih-tatih sejak awal pekan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini melonjak hingga 1,49% ke level 5.792,90. Lonjakan pada IHSG terjadi pada akhir perdagangan.Sepertinya penggerak lebih ke blue chip, makanya kenaikan cukup kuat," kata Parningotan Julio, analis Yuanta Sekuritas. 

Berdasarkan penelusuran KONTAN, lonjakan IHSG di akhir perdagangan ini disebabkan oleh dua saham blue chip, yakni PT Astra International Tbk (ASII) dan PT Bank Rakyat Tbk (BBRI). Harga saham ASII naik 3,98% ke Rp 9.150 per saham dari penutupan hari sebelumnya. Sedangkan harga saham BBRI naik 2,59% ke level Rp 14.850 per saham ketimbang hari Selasa. Bergerak di kisaran Rp 8.875 hingga Rp 8.850 sepanjang perdagangan, harga saham ASII melonjak ke angka Rp 9.150 per saham pada penutupan perdagangan. 

Permintaan saham di level Rp 9.150 terjadi setelah pukul 16.00 WIB. Serupa dengan ASII, harga saham BBRI melonjak ke level Rp 14.850 per saham setelah penutupan perdagangan. Sebelum penutupan, harga saham BBRI bergerak di rentang Rp 14.500-Rp 14.650 per saham. Nilai transaksi saham ASII mencapai Rp 210,23 miliar dengan pembelian bersih asing Rp 11,7 miliar. 

Sedangkan transaksi saham BBRI Rp 271,62 miliar dengan penjualan bersih asing Rp 54,4 miliar. Kedua saham ini menjadi penggerak harian IHSG, disusul oleh saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) dan PT Unilever Tbk (UNVR). 





Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)