Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Emas rebound dipicu pelemahan dollar AS



Bestprofit - NEW YORK. Kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange membalikkan penurunannya dalam dua sesi terakhir atau "rebound" pada Rabu (Kamis pagi WIB), didukung oleh dollar AS yang melemah dan penurunan saham-saham AS. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus, naik US$ 2,3 atau 0,18 % menjadi menjadi menetap di US$ 1.245,80 per ons troi.
 
Indeks dollar AS melemah 0,08 % menjadi 97,67 pada pukul 17.24 GMT. Indeks tersebut merupakan ukuran dollar AS terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya. Ketika dollar AS turun, emas berjangka biasanya akan naik.Dollar AS terus mengalami tren kenaikan karena kenaikan suku bunga acuan oleh Federal Reserve pekan lalu, dan ekspektasi untuk kenaikan suku bunga lebih lanjut tahun ini. 
 
Gubernur Fed New York William Dudley mengatakan pada Senin bahwa inflasi mungkin akan meningkat seiring dengan kenaikan upah dan terus membaiknya pasar tenaga kerja.Presiden Fed Philadelphia Patrick Harker, dalam sebuah wawancara dengan Financial Times pada Rabu, membela keputusan kenaikan suku bunga yang mereka buat pekan lalu, namun menambahkan bahwa dia menganjurkan sebuah "jeda" pada kenaikan suku bunga lebih lanjut, sementara bank sentral mulai mengurangi neraca keuangannya.
 
Reli emas berjangka pada Rabu juga didukung oleh kemunduran saham-saham AS. Dow Jones Industrial Average turun 55,96 poin atau 0,26 % menjadi 21.411,18 poin pada pukul 17.44 GMT. Analis mencatat bahwa ketika ekuitas mengalami kerugian, emas berjangka biasanya naik. Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun 4,3 sen atau 0,26 %, menjadi ditutup pada US$ 16,374 per ons troi. Platinum untuk pengiriman Juli naik US$ 5,5 S atau 0,60 %, menjadi menetap di US$ 927 per ons troi.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini