Harga Saham BBCA Terus Turun, Analis Ungkap Waktu Tepat Beli atau Tunggu di 2026

  Penurunan harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih berlanjut hingga Selasa (27/1/2026). Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan investor, apakah saham BBCA sudah layak dibeli atau sebaiknya masih menunggu. Pada penutupan perdagangan Selasa, saham BBCA turun 1,96% ke level Rp7.500 per saham. Tekanan juga datang dari aksi jual investor asing dengan net foreign sell mencapai Rp1,79 triliun. Dalam lima hari terakhir, saham BBCA terkoreksi 5,36%, dan melemah 6,54% dalam sebulan. Investment Analyst Infovesta Utama Ekky Topan menilai pelemahan BBCA lebih dipicu oleh tekanan jual asing dan rotasi dana, bukan karena memburuknya fundamental perusahaan. “Tekanan BBCA saat ini lebih karena faktor aliran dana. Fundamentalnya masih solid,” ujar Ekky kepada Kontan . Ia menyebut pergerakan BBCA ke depan sangat bergantung pada meredanya aksi jual asing. Jika tekanan berkurang dan tidak ada kejutan negatif dari paparan kinerja, saham BBCA berpotensi bergerak konsol...

Joan Mir ke Moto2, tanda Morbidelli pasti ke MotoGP

Bestprofit - Silly season MotoGP telah "resmi" dimulai pada pekan balap di Catalunya, Spanyol akhir pekan lalu, menyusul pengumuman naiknya bintang Moto3 sekaligus rider Leopard Racing, Joan Mir ke Moto2 bersama Estrella Galicia 0,0 Marc VDS tahun depan. Meski begitu, Marc VDS tak mengumumkan siapa di antara Franco Morbidelli dan Alex Marquez yang akan digantikan Mir.

Selama dua musim terakhir, Mir memang digadang-gadang sebagai bintang masa depan Grand Prix asal Spanyol. Rider berusia 19 tahun ini tengah berada di puncak klasemen Moto3 dengan 133 poin, unggul 45 poin dari para rivalnya menyusul lima podium yang empat di antaranya berupa kemenangan.
Kami sudah memperhatikan Joan sejak lama, pertama sejak di CEV, lalu di Moto3. Sejak tahun lalu kami merasa ia punya talenta dan ambisi menjadi juara dunia, dan ia membuktikannya musim ini. Saya yakin kombinasi talentanya dan dukungan teknis tim kami akan menjadikannya rider papan atas Moto2," ujar manajer tim Marc VDS, Michael Bartholemy.

Kedatangan Mir depan jelas memunculkan pertanyaan soal siapa yang akan ia gantikan nanti. Apakah Morbidelli, ataukah Marquez? Jika dikaitkan dengan gosip yang santer beredar di paddock Grand Prix, Mir bisa jadi menggantikan Morbidelli yang diperkirakan akan naik ke .

Saat ini, Morbidelli tengah memimpin klasemen dengan 123 poin, mengoleksi empat kemenangan. Kontraknya dengan Marc VDS akan habis akhir ini, namun berpeluang mendapat perpanjangan kontrak berdurasi dua untuk andai ia berhasil meraih gelar dunia akhir musim nanti.

Rider asal Italia berdarah Brasil ini juga diprediksi akan menggantikan posisi juara dunia 2014, Tito Rabat yang belum menunjukkan perkembangan berarti dalam musim keduanya di 0,0 Marc VDS Honda. Akankah Morbidelli benar-benar ke depan? Kita tunggu kabar terbarunya dalam beberapa pekan mendatang.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025