Harga Saham BBCA Terus Turun, Analis Ungkap Waktu Tepat Beli atau Tunggu di 2026

  Penurunan harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih berlanjut hingga Selasa (27/1/2026). Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan investor, apakah saham BBCA sudah layak dibeli atau sebaiknya masih menunggu. Pada penutupan perdagangan Selasa, saham BBCA turun 1,96% ke level Rp7.500 per saham. Tekanan juga datang dari aksi jual investor asing dengan net foreign sell mencapai Rp1,79 triliun. Dalam lima hari terakhir, saham BBCA terkoreksi 5,36%, dan melemah 6,54% dalam sebulan. Investment Analyst Infovesta Utama Ekky Topan menilai pelemahan BBCA lebih dipicu oleh tekanan jual asing dan rotasi dana, bukan karena memburuknya fundamental perusahaan. “Tekanan BBCA saat ini lebih karena faktor aliran dana. Fundamentalnya masih solid,” ujar Ekky kepada Kontan . Ia menyebut pergerakan BBCA ke depan sangat bergantung pada meredanya aksi jual asing. Jika tekanan berkurang dan tidak ada kejutan negatif dari paparan kinerja, saham BBCA berpotensi bergerak konsol...

Desain Futuristik Mobil Milik NASA yang Bakal Menjelajahi Planet Mars

Bestprofit - NASA tengah mempersiapkan program ekspedisi terbarunya ke Planet Mars. Untuk persiapan, NASA kini secara resmi memublikasikan konsep mobil penjelajah yang bakal dipakai selama berada di Mars. Mobil ini pun terlihat keren dan sangat futuristik.

Mobil tersebut dipamerkan dalam ajang Summer of Mars yang berlangsung pada 5 Juni 2017. Dalam pameran mobil konsep tersebut, NASA juga menghadirkan sosok Scott Kelly, astronot yang pernah menghabiskan waktu selama 1 ahun di International Space Station (ISS), dari 27 Maret 2015 hingga 3 Februari 2016. 

Mobil ini pun memiliki penampilan yang sangat canggih. Tidak kalah dibandingkan dengan batmobile kepunyaan Batman, tokoh superhero besutan DC Comics. Mobil ini menggunakan mesin bertenaga listrik dengan sumber tenaga berupa sel surya dan baterai 700 volt.

Tugas utama dari mobil ini adalah sebagai sarana penjelajahan, dilengkapi dengan sarana yang lengkap, terutama untuk sarana navigasi dan komunikasi yang ada di bagian depan. Sementara itu, bagian tengah mobil bisa dilepas dan berfungsi sebagai sarana penelitian.

NASA, menurut rencana bakal melangsungkan program ke Planet Mars pada tahun 2020. Kabarnya, mobil ini bakal turut serta dalam program tersebut, dimanfaatkan untuk memperoleh sampel tanda-tanda kehidupan di sana. Hanya saja, bisa jadi mobil ini tidak akan turut serta secara utuh dalam program tersebut. Kemungkinannya, hanya sebagian porsi dari mobil ini yang akan ikut pergi ke Mars dalam ekspedisi itu.








Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025