Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Rupiah menanti data AS

PT Bestprofit - JAKARTA. Kondisi ekonomi terkini Amerika Serikat (AS) akan mempengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah hari ini. Selain itu, potensi kenaikan suku bunga AS dalam waktu dekat makin kuat. Faisyal, analis Monex Investindo Futures, menyebut, The Fed tidak perlu menunggu kepastian rencana fiskal Donald Trump untuk menaikkan suku bunga. 

Gubernur Bank Sentral AS Janet Yellen dalam pidatonya mengatakan, ada kemungkinan suku bunga AS naik pada pertemuan FOMC selanjutnya. Yellen dijadwalkan akan kembali menyampaikan pandangan ekonominya di Washington DC Rabu pagi waktu AS. Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, kalau pernyataan kedua Yellen masih bernada positif dan data ekonomi AS membaik, kurs rupiah akan melemah. 

Sementara, pelaksanaan pilkada tidak berpengaruh pada kurs rupiah. Josua bilang, pilkada baru berpengaruh jika situasi jadi tidak kondusif. "Sejak Selasa pasar wait and see hasil pilkada," terang dia. Josua memprediksi hari ini rupiah akan bergerak di kisaran Rp 13.300-Rp 13.400. Faisyal memperkirakan mata uang Garuda akan melemah terbatas dan bergerak di Rp 13.250-Rp 13.400 per dollar AS. 





Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)