Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Prediksi analis nasib rupiah akhir pekan

 
Best Profit - JAKARTA. Nilai tukar rupiah tidak banyak bergerak pada perdagangan kemarin. Kurs spot rupiah cuma menguat sekitar 0,13% menjadi Rp 13.351 per dollar Amerika Serikat (AS). Sementara kurs tengah rupiah Bank Indonesia turun 0,19% menjadi Rp 13.374 per dollar AS. Hal ini terjadi seiring makin kuatnya tekanan pada kurs dollar AS. 

Kurs dollar AS tertekan hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC). Ekonom Bank Central Asia David Sumual mengatakan, The Fed memberi sinyal bank sentral AS ini ragu-ragu menaikkan suku bunga dalam waktu dekat, karena mempertimbangkan kebijakan anyar yang akan diambil Presiden AS Donald Trump.

Keraguan ini ditangkap sebagai sinyal dovish yang merontokkan kekuatan dollar AS," ungkap dia, Kamis. Tapi menurut Sri Wahyudi, Research and Analyst Garuda Berjangka, di saat yang sama tekanan terhadap kurs rupiah juga cukup besar lantaran minimnya sentimen positif dalam negeri. 

Terlebih, penyerapan sektor tenaga kerja AS Januari 2017 diperkirakan membaik, ujar Wahyudi. Wahyudi memprediksi hari ini rupiah bergerak turun dalam rentang Rp 13.330-Rp 13.400 per dollar AS. Sementara David memperkirakan rentang pergerakan rupiah di antara Rp 13.320-Rp 13.380 per dollar AS.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini