Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Dow Jones perpanjang rekor, mengulang sejarah 1987



Bestprofit - NEW YORK. Bursa saham Amerika Serikat (AS) menghijau menutup perdagangan Senin (Selasa pagi WIB). Indeks Dow menyentuh rekor tertinggi secara berturut-turut untuk sesi ke-12 sebagaimana terjadi pada 1987. Mengutip Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average naik 15,68 poin, atau 0,08 %, menjadi ditutup pada 20.837,44, indeks S & P 500 naik 2,39 poin, atau 0,10 %, ke 2.369,73 dan Nasdaq Composite menambahkan 16,59 poin, atau 0,28 %, ke 5.861,90.

Dengan saham Boeing dan UnitedHealth paling tinggi penguatannya bagi Dow.  Indeks  S & P 500 juga ditutup pada rekor tinggi. Sektor energi memberi dorongan terbesar untuk S & P 500, dengan indeks energi naik 0,9 %. Sentimen datang dari pernyataan Presiden Donald Trump di hadapan para gubernur di Gedung Putih yang bakal meningkatkan belanja militer lebih dari 9%. Di samping itu, Trump menuturkan segera bergerak cepat melakukan deregulasi. 

Pelaku pasar kini tengah menanti pidato Donald Trump di hadapan kongres pada Selasa. Investor akan mencari petunjuk tentang rencana pemerintah untuk reformasi pajak dan deregulasi. Hal-hal yang bergerak sepanjang dalam hal agenda Trump, tapi kita akan mendapatkan gambaran yang lebih jelas setelah besok malam sehingga mungkin memicu beberapa pembelian atau penjualan," kata Bucky Hellwig.






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini