Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

IHSG terkerek data domestik

PT Bestprofit - JAKARTA. Di awal pekan ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,65% ke level 5.395,99. Bursa saham masih diwarnai net buy investor asing sebesar Rp 474 miliar. Analis Bahana Securities Muhammad Wafi menilai, aksi beli investor asing pada saham bank membuat IHSG tutup di level tertingginya tahun ini, dengan hanya menyisakan sektor pertambangan yang menurun.

Data pertumbuhan ekonomi 2016 yang sesuai ekspektasi pasar juga mendorong aksi beli investor domestik pada saham konsumer dan industri dasar," imbuh dia. Secara teknikal, IHSG kembali naik dengan kicking dan full body candle disertai volume, namun tutup di luar upper bollinger band. Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya bilang, IHSG berusaha menggeser rentang konsolidasi menuju arah naik, tapi belum terlihat pola kenaikan signifikan. 

Ia memperkirakan IHSG hari ini melemah terbatas di 5.276-5.411 dengan pilihan saham BBNI, JSMR, ADHI, KLBF, OASA, HMSP dan PWON. Adapun Wafi memprediksi IHSG menguat di kisaran 5.350-5.415. Saham yang dapat dicermati antara lain BBTN, ICBP, LPKR, PGAS, PSAB, SMBR, dan TBLA. 





Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)