Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Sentimen IHSG masih datang dari Amerika



Bestprofit - JAKARTA. Selama dua hari perdagangan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat. Analis memprediksi indeks melanjutkan penguatan pada transaksi hari ini. Pada Kamis, IHSG menguat tipis 0,08% jadi 5.298,94. Pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 180,74 miliar. 

Analis Binaartha Parama Sekuritas Muhammad Nafan Aji menilai, IHSG menguat terdorong keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang mempertahankan BI 7-day reverse repo rate sebesar 4,75%. Prospek ekonomi Indonesia juga diprediksi masih tumbuh pada tahun ini. Meski demikian, bukan berarti IHSG bakal melenggang bebas. 

Sebab, masih ada sentimen dari luar negeri yang berpotensi menekan IHSG. Misalnya, pelantikan Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat. Apalagi, dalam pidatonya, Gubernur The Fed Janet Yellen memastikan rencana kenaikan suku bunga AS di tahun ini. 

Secara psikologis, pelaku pasar masih wait and see, sehingga indeks hari ini berpotensi turun dan bergerak antara support 5.277 dan resistance 5.321. Tasrul, analis Mirae Asset Sekuritas memprediksi, IHSG hari ini masih menguat dan bergerak antara level support 5.276 dan resistance 5.319. 






Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)