Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

IHSG punya kans positif hari ini

Bestprofit - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali turun 0,16% menjadi 5.301,12 pada Rabu. Koreksi indeks ini sudah dirasakan dalam perdagangan awal pekan ini. Analis Asjaya Indosurya William Surya Wijaya mengatakan, indeks masih berada pada fase konsolidasi menunggu rilis kinerja emiten. Investor masih wait and see.

Sehingga saya melihat masih ada peluang naik," kata William. Ia memprediksi, kinerja emiten sepanjang 2016 akan positif, sehingga secara konsolidasi dapat mendongkrak IHSG. Analis Erdikha Elit Securities Adrian Priyatna mengatakan, IHSG melorot setelah bergerak sideways sepanjang hari. Deselerasi masih berlanjut walau sentimen lain masih positif," kata Adrian. 

Adrian memprediksi, IHSG berpotensi naik hari ini dengan support 5.244 dan resistance 5.334. William memperkirakan, IHSG juga dapat rebound dan bergerak antara level support 5.288 dan resistance 5.418. Menurut Adrian, saham-saham menarik pada perdagangan hari ini adalah BSDE, INTP, PGAS, PPRO, dan PTBA. Sementara William menyarankan investor mencermati saham JSMR, PGAS, ADHI, WIKA, KLBF, BBNI, TLKM, ASRI, dan PWON. 





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini