Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Kata Soogee Futures pergerakan rupiah hari ini




PT Bestprofit - JAKARTA. Dalam perdagangan hari ini Senin valuasi rupiah memang menunjukkan penguatan di hadapan dollar Amerika Serikat (AS). Meski awalnya sempat melemah, tetapi di sore hari rupiah pun terdongkrak hasil cadangan devisa yang membaik. 

Di pasar spot, rupiah ditutup menguat sekitar 0,07% ke level Rp 13.362 per dollar AS dibanding hari sebelumnya. Sedangkan jika mengacu pada kurs tengah Bank Indonesia valuasi rupiah mengalami pelemahan 0,28% ke level Rp 13.385 per dollar AS. 

Rupiah berhasil mengembalikan arah berkat data cadangan devisa bulan Desember naik jadi US$ 116,4 miliar,” terang Nizar Hilmy, analis PT Soogee Futures kepada KONTAN, Senin. Bank Indonesia (BI) merilis akhir Desember jumlah cadangan devisa Indonesia mencapai US$ 116,4 miliar atau naik US$ 4,9 miliar dari bulan sebelumnya. 

Hal ini terjadi karena penerbitan global bonds, penarikan pinjaman luar negeri pemerintah serta penerimaan pajak dan devisa migas.Menurut Nizar hasil cadangan devisa yang membaik ini masih akan mendorong penguatan lanjutan rupiah. Setidaknya ia akan menjadi sentimen positif untuk mempertahankan posisi mata uang Garuda tak jauh dari harga penutupan hari ini. 







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini