Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Euro diliputi sentimen positif

PT Bestprofit - JAKARTA. Sentimen positif menopang laju euro. Imbasnya, EUR berhasil unjuk gigi di hadapan loonie. Mengutip Bloomberg, Jumat pasangan EUR/CAD menguat 0,33% ke level 1,42500 dibanding sehari sebelumnya. Wahyu Tribowo Laksono, Analis PT Central Capital Futures mengatakan, pasangan EUR/CAD mulai rebound sejak awal Januari dengan dukungan sentimen yang lebih positif.

Tekanan USD memicu pelemahan euro terhadap mata uang lain. Sehingga saat tekanan USD mereda, maka euro menguat," paparnya. Sementara dari sisi fundamental sebenarnya tidak banyak berubah. Inflasi Eropa bulan Desember tahun lalu mencapai 1,1% atau tertinggi dalam tiga tahun. Bank Central Eropa (ECB) dalam pertemuan pekan lalu menyatakan adanya potensi kenaikan inflasi tetapi masih dalam ekspektasi jangka menengah. 

Pergerakan mata uang euro pun terus menguat setelah pertemuan ECB. Di sisi lain, sentimen CAD kurang bagus jika dibandingkan dengan EUR. Pekan lalu, Bank Sentral Kanada (BOC) juga mengadakan pertemuan dengan hasil lebih dovish yakni potensi pemangkasan suku bunga. Gubernur BOC Stephen Poloz menyatakan bahwa pemangkasan suku bunga masih mungkin terjadi. Dewan Gubernur BOC masih mengkhawatirkan resiko penurunan ekonomi, termasuk ketidakpastian hubungan perdagangan dengan Amerika Serikat (AS). 

Pasalnya, AS di bawah presiden Donald Trump akan menerapkan kebijakan perdagangan yang lebih proteksionis. Dalam jangka pendek, Wahyu menduga penguatan EUR/CAD masih akan berlanjut. Pada Senin Euro menanti data tingkat keyakinan konsumen Eropa sementara CAD menunggu data penjualan grosir Kanada.






Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)