Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Efek Trump masih terasa di IHSG


Best Profit - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menyusut. Efek Trump masih mendominasi perdagangan di pasar saham. Senin, IHSG ditutup menurun 0,06% menjadi 5.250,97. Sejak awal Januari hingga kemarin atau year-to-date (ytd), IHSG turun 0,5%. 

Bima Setiaji, Analis NH Korindo Securities, menilai, pasar masih cemas terhadap ketidakpastian ekonomi global pasca pidato Donald Trump. Kebijakan proteksionisme perdagangan Presiden AS ke-45 ini bisa mengarah pada perang dagang. Kami prediksi akan jelek untuk AS,” katanya. Dari dalam negeri, investor masih mencemaskan kondisi politik menjelang Pilkada DKI Jakarta. 

Pada transaksi hari ini, Bima memprediksi IHSG masih sideways cenderung melemah, dengan support 5.225 dan resistance 5.285. Ini sambil menunggu sentimen domestik seperti data penjualan mobil dan foreign direct investment (FDI) kuartal IV 2016.

Sedang William Surya Wijaya, Analis Asjaya Indosurya memproyeksikan, IHSG masih bisa naik. Harga komoditas seperti batubara dan CPO naik. Rupiah juga menguat terhadap dollar AS pasca pelantikan Trump. William pun memperkirakan, IHSG hari ini bullish di level 5.221–5.336. 






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini