Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Posisi IHSG masih rawan koreksi

 

Best Profit - JAKARTA. Minimnya sentimen membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) awal pekan ini diprediksi masih akan melemah. Jumat, IHSG turun 0,37% ke level 5.272,98. Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menyatakan, indeks akan bergerak dalam fase downtrend dalam rentang 5.260-5.248. 

Padahal, sentimen dalam negeri cukup oke. Lihat saja, Bank Indonesia (BI) memprediksikan kredit kendaraan bermotor tumbuh 10%-12% tahun ini.Bursa Efek Indonesia (BEI) juga menambah jumlah efek yang bisa ditransaksikan menggunakan fasilitas margin menjadi 200 saham. Tapi, sentimen harga komoditas dan inflasi tinggi akibat kenaikan tarif listrik menekan IHSG. 

Karena sentimen negatif itu investor menunda aksi beli," kata Reza. Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya berharap, rilis kinerja emiten 2016 mampu memunculkan minat beli investor. "Neraca perdagangan akan turut memberikan pengaruh terhadap pola gerak IHSG hari ini," jelasnya. Menurut dia, indeks berpotensi menguat dengan rentang pergerakan 5.274–5.336. 






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini