Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Wall Street melaju terangkat faktor bullish minyak





PT Bestprofit Futures Pekanbaru - NEW YORK. Wall Street tampak sumringah pada transaksi penutupan tadi malam (10/10). Mengutip data CNBC, pada pukul 16.00 waktu New York, indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,49% menjadi 18.329,04. Saham ExxonMobil mencatatkan kenaikan tertinggi dan saham Procter & Gamble menjadi saham dengan penurunan terdalam. 

Adapun indeks S&P 500 naik 9.92 poin atau 0,46% menjadi 2,163,66. Sektor energi memimpin kenaikan di antara seluruh sektor lainnya. Sementara, indeks Nasdaq ditutup dengan kenaikan 36,27 poin atau 0,69% menjadi 5.328,67. Dalam setiap sembilan saham yang naik, terdapat satu saham yang tertekan di New York Stock Exchange. Volume transaksi perdagangan tadi malam melibatkan 669,28 juta saham dan volume transaksi gabungan mencapai 2,817 miliar saham. 

Sektor energi memberikan vitamin kuat bagi Wall Street pasca debat calon presiden AS kedua.
Sebenarnya kondisi di market cukup tenang. Saya rasa pergerakannya masih akan seperti ini hingga ada rilis terbaru mengenai data makro," jelas Craig Sterling, head of US equity research Pioneer Investment. 

Sedangkan Adam Sarhan, CEO Sarhan Capital menambahkan, market mendapatkan sedikit kepastian dari OPEC dan hal inilah yang menjadi faktor bullish bagi pasar saham. Sekadar informasi, harga kontrak minyak West Texas Intermediate naik 3,1% menjadi US$ 51,35 per barel. Sedangkan harga minyak Brent menyentuh level tertinggi dalam setahun terakhir. 

Pemicunya, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa Rusia siap untuk bergabung dalam pemangkasan produksi minyak oleh anggota OPEC. Putin, saat menyampaikan pidato di kongres energi di Istanbul Turki, mengatakan dirinya berharap anggota OPEC dapat memberikan konfirmasi mengenai keputusan kuota produksi saat organisasi ini menggelar pertemuan pada November mendatang. 






Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini