Harga Saham BBCA Terus Turun, Analis Ungkap Waktu Tepat Beli atau Tunggu di 2026

  Penurunan harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih berlanjut hingga Selasa (27/1/2026). Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan investor, apakah saham BBCA sudah layak dibeli atau sebaiknya masih menunggu. Pada penutupan perdagangan Selasa, saham BBCA turun 1,96% ke level Rp7.500 per saham. Tekanan juga datang dari aksi jual investor asing dengan net foreign sell mencapai Rp1,79 triliun. Dalam lima hari terakhir, saham BBCA terkoreksi 5,36%, dan melemah 6,54% dalam sebulan. Investment Analyst Infovesta Utama Ekky Topan menilai pelemahan BBCA lebih dipicu oleh tekanan jual asing dan rotasi dana, bukan karena memburuknya fundamental perusahaan. “Tekanan BBCA saat ini lebih karena faktor aliran dana. Fundamentalnya masih solid,” ujar Ekky kepada Kontan . Ia menyebut pergerakan BBCA ke depan sangat bergantung pada meredanya aksi jual asing. Jika tekanan berkurang dan tidak ada kejutan negatif dari paparan kinerja, saham BBCA berpotensi bergerak konsol...

Mengagumi kilauan Shah Cheragh, masjid kristal hijau di Iran





PT Bestprofit Futures Pekanbaru - Masjid ini mungkin terlihat biasa saja dari luar. Tetapi begitu melangkah ke dalam, siapa pun akan dibuat terperangah. Pasalnya, tempat ibadah itu penuh dengan kristal hijau yang berkilauan. Rasanya seperti masuk ke dalam istana dongeng.

Inilah Shah Cheragh, monumen dan masjid dengan arsitektur menakjubkan yang ada di Shiraz, Iran. Dilansir Bored Panda, masjid ini dijuluki 'raja cahaya' karena interiornya yang berkilauan. Kristal hijau yang menghiasi dinding dan langit-langit saling memantulkan cahaya, menciptakan ilusi optik yang memukau dari berbagai sudut.

Shah Cheragh memiliki sejarah yang cukup misterius. Kabarnya, tempat ini pertama kali ditemukan pada tahun 900. Konon, seorang musafir melihat cahaya gemerlapan dari kejauhan. Setelah didekati, ternyata cahaya tersebut berasal dari sebuah kuburan yang menampung jasad seorang tokoh penting dalam agama Islam pada masa itu. Hanya saja, tak disebutkan tokoh penting mana yang dimaksud.

Sejak ditemukan, Shah Cheragh langsung menjadi tujuan ziarah populer, terutama bagi kaum Syi'ah. Untuk melindungi makam, dibangunlah masjid di sekelilingnya. Masjid ini sudah mengalami ujian zaman. Sempat dihancurkan oleh bencana alam dan manusia, namun upaya restorasi berhasil mengembalikan keindahannya.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025