Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Bagaimana pergerakan rupiah hari ini?





PT Bestprofit Futures Pekanbaru - JAKARTA. Pasar rupanya menilai dollar Amerika Serikat (AS) sudah oversold terhadap rupiah. Maklum, sejak akhir pekan lalu, nilai tukar mata uang Garuda lebih perkasa dari the greenback. Jadi wajar jika investor mulai melakukan aksi ambil untung. 

Alhasil di pasar spot, Selasa, nilai tukar rupiah melemah 0,42% jadi Rp 13.032 per dollar AS. Lalu, menurut kurs tengah Bank Indonesia, rupiah tergelincir 0,18% jadi Rp 12.992 per dollar AS.
Analis Central Capital Future Wahyu Tri Wibowo mengatakan, wacana kenaikan suku bunga The Fed membuat indeks dollar AS kembali menguat. 

Ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai, potensi indeks dollar AS terus menguat masih besar. Sebab, mata uang utama dunia lainnya sedang tenggelam. Lihat saja bagaimana poundsterling dan euro yang tengah limbung akibat sentimen negatif dari dalam negerinya. Salah satunya rencana Inggris keluar dari Uni Eropa di April 2017. 

Hari ini, pergerakan rupiah antara lain akan ditentukan oleh pergerakan mata uang poundsterling dan euro. "Apabila poundsterling dan euro mengalami pelemahan lanjutan, maka mata uang di Asia juga kembali koreksi.," kata Josua. 

Josua memprediksi hari ini rupiah berpotensi kembali terkoreksi dan bergerak di kisaran Rp 12.975–Rp 13.075 per dollar AS. Sedangkan Wahyu memprediksi rupiah akan bergerak di antara Rp 12.960–Rp 13.100 per dollar AS.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini