Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Kantor Diserbu Driver, Manajemen Go-Jek Bungkam




Ratusan pengemudi menggelar demonstrasi di depan kantor Go-Jek yang berada di Kemang, Jakarta Selatan, pada hari ini, 3 Oktober 2016. Namun sampai kini, belum ada tanggapan dari pihak Go-Jek.

Sejak sebelum demo digelar hingga berlangsung dan sampai tulisan ini ditulis, pihak Go-Jek tidak bisa dihubungi melalui sambungan telepon. Tim Tekno Liputan6.com sempat menghubungi manajemen Go-Jek, tapi sambungan telepon selalu terputus.

Di saat bersamaan, ratusan pengemudi Go-Jek sampai kini belum bertemu dengan pihak manajemen. Namun Kapolres Jakarta Selatan Kombes Tubagus Ade Hidayat menyampaikan kepada demontran bahwa ia akan membantu mediasi dengan manajemen Go-Jek.

"Supaya saya tahu permasalahan apa yang rekan-rekan minta, saya minta perwakilan beberapa orang saja. Nanti saya bantu mediasi dengan manajemen Go-Jek," ucap Tubagus.

Seperti diketahui, ratusan pengemudi Go-Jek berunjuk rasa menuntut sistem performa yang ada saat ini dibuat lebih jelas. 

Sistem performa saat ini dinilai cukup merugikan, sebab pesanan yang dibatalkan oleh pemesan juga berpengaruh pada rating pengemudi.

"Sistem performa harus diperbaiki. Jangan sampai merugikan driver (pengemudi), apalagi kalau customer (pengguna) yang cancel, terus performa kami turun. Itu merugikan," ujar salah satu perwakilan pengemudi yang tak mau menyebutkan nama.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025