Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Kantor Diserbu Driver, Manajemen Go-Jek Bungkam




Ratusan pengemudi menggelar demonstrasi di depan kantor Go-Jek yang berada di Kemang, Jakarta Selatan, pada hari ini, 3 Oktober 2016. Namun sampai kini, belum ada tanggapan dari pihak Go-Jek.

Sejak sebelum demo digelar hingga berlangsung dan sampai tulisan ini ditulis, pihak Go-Jek tidak bisa dihubungi melalui sambungan telepon. Tim Tekno Liputan6.com sempat menghubungi manajemen Go-Jek, tapi sambungan telepon selalu terputus.

Di saat bersamaan, ratusan pengemudi Go-Jek sampai kini belum bertemu dengan pihak manajemen. Namun Kapolres Jakarta Selatan Kombes Tubagus Ade Hidayat menyampaikan kepada demontran bahwa ia akan membantu mediasi dengan manajemen Go-Jek.

"Supaya saya tahu permasalahan apa yang rekan-rekan minta, saya minta perwakilan beberapa orang saja. Nanti saya bantu mediasi dengan manajemen Go-Jek," ucap Tubagus.

Seperti diketahui, ratusan pengemudi Go-Jek berunjuk rasa menuntut sistem performa yang ada saat ini dibuat lebih jelas. 

Sistem performa saat ini dinilai cukup merugikan, sebab pesanan yang dibatalkan oleh pemesan juga berpengaruh pada rating pengemudi.

"Sistem performa harus diperbaiki. Jangan sampai merugikan driver (pengemudi), apalagi kalau customer (pengguna) yang cancel, terus performa kami turun. Itu merugikan," ujar salah satu perwakilan pengemudi yang tak mau menyebutkan nama.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)